Sinopsis Film Samawa: Angkat Isu KDRT
Film Samawa disutradarai dan naskahnya ditulis oleh Ganank Dera. Film ini mengangkat tema kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Isu ini sering kali dianggap tabu di masyarakat.
Konflik batin Yura menjadi inti dari perjalanan emosional dalam Samawa. Film drama religi ini menggambarkan bagaimana nilai-nilai tradisional dapat menjadi belenggu bagi perempuan ketika dihadapkan pada realitas yang kejam.
Film produksi Travel Stories Pictures ini dibintangi oleh Badriyah Afiff, Alexzander Wlan, Amel Alvi, Ence BagusFilm ini diproduseri oleh Sugianto dan Sani B. Krisna, Lulu Zakaria, Lucky L Moniaga, dan Decynta.
Film yang diproduseri oleh Sugianto dan Sani B. Krisna ini diharapkan dapat membuka mata masyarakat tentang pentingnya kesadaran dan penanganan terhadap kekerasan dalam rumah tangga.
Film ini juga mempunyai tagline "Dosamu, Cintaku, Selamanya".
Sinopsis Film Samawa
Seorang perempuan bernama Yura, sejak kecil dibesarkan dalam keluarga Jawa yang menjunjung tinggi nilai-nilai pernikahan sebagai ikatan sakral yang harus dijaga selamanya.
Keyakinan ini tertanam kuat dalam dirinya dan menjadi pedoman hidupnya ketika beranjak dewasa. Namun, kehidupan Yura berubah drastis setelah menikah dengan Andi.
Alih-alih menemukan kebahagiaan dalam pernikahan, Yura justru dihadapkan pada kenyataan pahit. Suaminya menyimpan banyak dosa dan rahasia kelam yang perlahan terungkap, mengubah rumah tangga mereka menjadi "neraka kecil" yang menyesakkan.
Di tengah penderitaannya, Yura tetap berpegang teguh pada prinsip yang diajarkan sejak kecil. Ia percaya bahwa seorang istri harus selalu patuh kepada suami, apa pun yang terjadi. Prinsip ini membuatnya terus bertahan, meskipun hatinya semakin terluka setiap hari.
Lantas, bagaimana kelanjutan kisah dan perjalanan emosional Yura dalam film Samawa? Saksikan Samawa di bioskop, Kamis 27 Februari 2025 untuk mengetahui jawabannya.
Advertisement