Persela Lamongan Perkenalkan Brand Aparel Produk Sendiri
Persela Lamongan dipastikan mengenakan jersey brand lokal, Octagon. Alias produk sendiri, merupakan salah satu bisnis yang kini sedang dikembangkan Persela.
Secata resmi, brand Octagon diperkenalkan di hadapan publik lewat lounching di gedung lantai tiga Stadion Surajaya Lamongan, Minggu 19 Juli 2026.
Hanya, secara resmi belum ditampilkan jersey pemain untuk berlaga di Chamionship 2026/2027. Melainkan, hanya jersey latihan. Ada tiga warna, merah, bitu tua dan biru muda dengan motif sama.
Persela serius untuk mengembangkan bisnis ini. Karena itu tidak setengah-setengah, desainer untuk jersey adalah Fajar Novario, salah satu desainer kenamaan tingkat nasional.
"Untuk jersey pemain belum dicetak, karena masih harus menyesuaikan sponsor dan kebutuhan tim," kata Direktur Bisnis Persela, Pradita Aditya.
Menurut Adit, sapaan Direktur Bisnis Persela yang juga dikenal sebagai Bos Duta Merpati ini, Persela sekarang berusaha mencari sisi lain usaha bisnis guna menopang pendanaan.
Karena, tidak dipungkiri untuk menghidupi Tim Laskar Joko Tingkir butuh dana tidak sedikit. Sehingga, apapun yang sekiranya ada potensi yang bisa digali dari Persela untuk mendatangkan uang, akan dilakukan.
"Bisnis ini bukan hanya jersey.Β Nanti pasti akanΒ berkembang untuk komoditi yang lain. Mungkin dalam bentuk aksesoris atau makanan," imbuhnya.
Saat memeprkenalkan brand jersey, Persela mengundang para jurnalis, perwakilan supporter L.A Mania dan Vurva Boys.Β
Lebih jauh Adit,Β menambahkan, dengan brand Octagon ia selaku direktur bisnis mengaku optimistis akan terus berkembang. Karena dinilai menjadi investasi yang cukup lumayan besar.Β Β
Ia menginginkan dengan adanya brand yang di- develop sendiri ini pastinya akan menjadi bagian dari salah satu penghasioan tim kita yang cukup besar pula.
"Bisnis ini milik kita dan produk kita sendiri kita pasarkan sendiri. Kami serius dalam menjawab tahun ini," tandasnya.
Untuk memfasilitasi bisnis ini, sebelumnya sejumlah oulet Persela sudah didirikan dibeberapa tempat. Di antaranya, di kawasan pantura, Kecamatan Karanggeneng, Babat dan Ngimbang, selain Lamongan kota.
Sebelumnya, Chief Operating Office (COOl Persela, EdyΒ Yunan Ahmadi berharap langkah dan upaya Persela ini bisaΒ berjalan dengan lancar dan membawa hasil yang lebih baik dan lebih baik lagi.
"Bisnis lain ini tidak berhenti pada satu komoditi saja. Tapi akan ada yang lain, dan semuanya kita hatapkan lancar dan membawa hasil yang berkah," yuturnya.
Advertisement