Sempat Dirawat di Hotel, Dua Jemaah Haji Situbondo Meninggal Dunia di Mekkah
Dua jemaah haji asal Situbondo Jawa Timur meninggal dunia di Mekkah Arab Saudi. Dua jemaah haji meninggal dunia ini bernama H. Fathor Rahman, 58 tahun dan Hj. Alami Massuya, 85 tahun.
Fathor Rahman warga Desa Mlandingan Kulon, Kecamatan Mlandingan dan Almi Massuya warga Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus. Kedua jemaah haji tergabung Kloter 89 Embarkasi Surabaya Jawa Timur.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kankemenhaj) Situbondo, Rif'an Junaidi mengatakan, jemaah haji Fathor Rahman asal Kecamatan Mlandingan itu meninggal dunia akibat penyakit menahun kambuh mendadak, Jumat 29 Mei 2026. Sedangkan, jemaah haji Almi Massuya warga Kecamatan Asembagus meninggal dunia akibat sudah lanjut usia (lansia), Senin 1 Juni 2016.
"Almarhum Fathor Rahman dan Almi Massuya meninggal dunia di hotelnya menginap di Mekkah. Almarhum Fathor Rahman mengeluh nyeri dada kepada istrinya dan almarhum Almi Massuya kondisi kesehatannya melemah karena lanjut usia. Keduanya sempat dirawat petugas kesehatan sebelum meninggal dunia," kata Rif'an Junaidi dihubungi Rabu 3Juni 2026 pagi.
Setelah kejadian tersebut, Rif'an Junaidi menjelaskan, petugas kloter 89 langsung berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk menerbitkan sertifikat kematian (Certificate of Death). "Begitu proses dokumen administrasi selesai, jenazah dua jemaah haji disalatkan dan dimakamkan di Mekkah," tambahnya.
Rif'an Junaidi menjelaskan, jemaah haji Situbondo saat ini sedang melaksanakan Tawaf Ifadah. Yakni, mengitari Ka'bah di Masjidilharam Mekkah yang merupakan salah satu rukun haji harus dijalani jemaah haji.
"Jemaah haji Situbondo pada musim haji 2026 sebanyak 997 jemaah.Tergabung Kloter 88 dan 89 serta 87 dan 90 gabungan dengan jemaah haji Bondowoso dan Jember. Berangkat ke Arab Saudi pada 13-14 Mei 2026 dan dijadwalkan pulang ke Indonesia pada 24 Juni 2026," jelas mantan Kasi PHU Kantor Kemenag Situbondo itu.
Advertisement