“Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya?” Hadir sebagai Drama Keluarga Menyentuh
Sebuah film keluarga akan kembali hadir dalam industri perfilman Tanah Air. Lewat sebuah film berjudul “Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya?” penonton bioskop akan mendapatkan suguhan drama keluarga emosional. Film yang akan serentak tayang 9 April mendatang ini merupakan adapaptasi dari novel best seller karya Khoirul Trian yang berjudul sama. Karya sinematografi ini menjadi satu proyek paling ambisius dari rumah produksi pendatang baru, Five Elements Pictures.
Bukan sekadar adaptasi, film ini diharapkan mampu menggugah perasaan penonton dengan kisah keluarga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan generasi muda. Melalui pendekatan visual yang lembut dan penokoghan yang kuat, sutradara oleh Kuntz Agus ingin memperlihatkan dinamika hubungan antara ayah dan anak. Dalam film ini adalah sosok ayah hadir secara fisik namun terasa jauh secara emosional.
Film ini mengambil sudut pandang seorang anak yang perlahan menyadari makna pengorbanan ayah. Sesuai novel, ceritanya menegaskan bahwa kasih sayang orang tua tidak selalu hadir dalam bentuk yang terlihat atau terucap dengan jelas. Penggambaran tersebut menjadi roh utama narasi film ini. “Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?” mengisahkan dua kakak beradik, Dira dan Darin, yang masing-masing diperankan oleh Mawar de Jongh dan Rey Bong.
Keduanya tumbuh dengan rasa kehilangan figur ayah meski sang ayah, Yudi (diperankan Dwi Sasono). Walay masih hidup dan berada di tengah keluarga, namun kehadiran emosional yang mereka butuhkan tidak pernah benar-benar ada. Selain itu kisah film ini juga menyoroti keteguhan sang ibu, Lia yang diperankan Unique Priscilla yang berusaha menjadi penopang keluarga. Konfik memuncak ketika terjadi insiden ledakan kompor di kedai “Soto Bu Lia”, yang selama ini menjadi sumber penghasilan utama keluarga tersebut. Dalam kondisi serba sempit inilah, perjalanan batin Dira dan Darin mulai menemukan makna baru mengenai sosok ayah yang selama ini mereka salahpahami.
Kolaborasi Multi talenta
Sebelumnya film ini pertama kali diperkenalkan ke publik melalui acara Book Talk dan Project Launching di Gramedia Jalma pada Sabtu, 10 Januari 2026. Dalam acara tersebut, produser menegaskan bahwa film ini bukan hanya adaptasi visual, tetapi sebuah “surat cinta” bagi orang tua, khususnya ayah. Sosok ini sering kali memendam berbagai beban hidup demi melindungi keluarganya. Lewat film ini, Five Elements Pictures ingin mengajak penonton merenung tentang hubungan keluarga, luka lama yang terpendam, serta jalan pulang yang selalu terbuka meski sempat terabaikan oleh waktu.
Selain pemeran utama, film ini juga melibatkan banyak aktor dan aktris pendukung yang memperkaya dinamika cerita. Beberapa di antaranya adalah Baskara Mahendra, Kiara McKenna hingga Dinda Kanya Dewi Harapannya dengan Kolaborasi antar talenta mampu memperkuat intensitas emosional cerita, sekaligus memberikan pengalaman menonton yang menyentuh hati.
Walaupun merupakan debut Five Elements Pictures, film ini diproduksi melalui kolaborasi besar bersama IFI Sinema, A&Z Films, dan Leo Pictures. Kerja sama ini menjadi bukti seriusnya ambisi film untuk tampil maksimal, baik secara kualitas maupun daya tarik pasar. Dengan tema keluarga yang kuat, penokohan yang relatable, serta adaptasi dari novel populer, film ini diharapkan mampu memantik kembali ingatan penonton tentang sosok ayah dalam hidup mereka—baik yang hadir, absen, ataupun hanya meninggalkan jejak cerita. Melalui jajaran pemain yang solid dan pendekatan emosional, Five Elements Pictures berharap film ini menjadi karya yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menghangatkan hati.
Penulis: Nurul Huda
Advertisement