BPOM Menemukan 38 Obat Bahan Alam Ilegal Akibatkan Ginjal dan Jantung Rusak
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menemukan 38 produk obat bahan alam (OBA) yang mengandung bahan kimia obat (BKO) dalam pengawasan selama Juli 2026.
Temuan tersebut mencakup berbagai produk dengan klaim kesehatan, mulai dari obat kuat atau peningkat stamina pria, obat pelangsing, obat pegal linu, hingga produk untuk keluhan gatal-gatal.
BPOM juga menemukan pyrimidenafil, jenis bahan kimia obat (BKO) yang sebelumnya belum pernah teridentifikasi dalam produk obat bahan alam di Indonesia. Bahan tersebut ditemukan pada tiga produk dengan klaim stamina pria, yakni Exie, Yubokki, dan Duramax.
Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengatakan temuan pyrimidenafil menjadi perhatian karena menunjukkan adanya perkembangan modus penambahan BKO pada produk obat bahan alam.
βTemuan pyrimidenafil menjadi perhatian serius BPOM karena merupakan jenis BKO yang baru pertama kali kami identifikasi dalam pengawasan obat bahan alam di Indonesia,β ujar Taruna Ikrar dalam siaran resmi BPOM.
Menurut BPOM, pyrimidenafil bekerja sebagai penghambat enzim fosfodiesterase-5 (PDE5), mekanisme yang juga dimiliki sejumlah obat untuk gangguan fungsi ereksi seperti sildenafil.
BPOM Tegaskan OBA Tidak Boleh Mengandung BKO
BPOM menegaskan bahwa bahan kimia obat tidak diperbolehkan ditambahkan ke dalam obat bahan alam.
Keberadaan BKO yang tidak dicantumkan pada produk dapat menimbulkan risiko kesehatan karena konsumen tidak mengetahui jenis, jumlah, dosis, kontraindikasi, maupun kemungkinan interaksi zat tersebut dengan obat atau bahan lain yang sedang dikonsumsi.
Dari 38 produk yang ditemukan, selain pyrimidenafil, BPOM mengidentifikasi sejumlah BKO lain seperti sildenafil, tadalafil, parasetamol, deksametason, natrium diklofenak, sibutramin, dan beberapa bahan kimia obat lainnya.
Produk dengan klaim stamina pria menjadi salah satu kelompok yang paling banyak ditemukan mengandung BKO. Sementara produk dengan klaim pegal linu, pelangsing, dan klaim kesehatan lainnya juga ditemukan mengandung bahan kimia obat.
BPOM menyatakan akan terus melakukan penelusuran untuk mengantisipasi penggunaan pyrimidenafil maupun senyawa BKO jenis baru lainnya pada produk obat bahan alam. Pengawasan dilakukan terhadap produk yang beredar secara luring maupun melalui perdagangan daring.
Waspadai Klaim Khasiat yang Berlebihan
POM mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap produk obat bahan alam yang menawarkan khasiat secara instan.
Klaim seperti meningkatkan stamina secara cepat, menghilangkan pegal linu dalam waktu singkat, menyembuhkan asam urat, atau menurunkan berat badan dengan cepat perlu menjadi perhatian konsumen.
BPOM juga mengimbau masyarakat melakukan Cek KLIK, yakni memastikan kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa sebelum membeli atau menggunakan produk.
Legalitas produk dapat diverifikasi melalui situs resmi BPOM atau aplikasi BPOM Mobile.
Daftar 38 Obat Bahan Alam yang Ditemukan BPOM
Berikut daftar 38 produk OBA yang ditemukan BPOM dalam pengawasan periode Juli 2026 beserta kandungan BKO yang teridentifikasi:
Exie β mengandung pyrimidenafil
Duramax β mengandung pyrimidenafil
Yubokki β mengandung pyrimidenafil
Dodol Jamu Pusaka Ayah β mengandung sildenafil
Firefox Woman Supplies β mengandung sildenafil, parasetamol, dan tadalafil
Machocan Plus β mengandung tadalafil dan sildenafil
Kuat Lelaki Dayak β mengandung sildenafil
Strong Man Kopi β mengandung desmetil karbodenafil
New Tangkur Ganas β mengandung sildenafil
Chang San β mengandung sildenafil dan tadalafil
Super Stud 007 β mengandung sildenafil
Kapsul Kuat dan Tahan Lama Pajerox β mengandung sildenafil
Gentell-Man Obat Kuat β mengandung sildenafil dan parasetamol
Lanang Sejati β mengandung sildenafil
Kapsul Stamina & Tahan Lama Singa Jantan Ginseng & Sanrego β mengandung sildenafil dan parasetamol
Borneo β mengandung deksametason, meloksikam, dan parasetamol
Pe-gat β mengandung kafein dan parasetamol
Tupai β mengandung parasetamol, deksametason, dan natrium diklofenak
New Capsul Elang β mengandung parasetamol
Asam Urat Flu Tulang β mengandung deksametason
Saraf Merah Pak Slamet β mengandung betametason
Extra Binahong β mengandung natrium diklofenak
Raja Encok β mengandung parasetamol
Golinu β mengandung parasetamol
Palu Sakti Obat Sakit Gigi & Sakit Kepala β mengandung parasetamol
Dua Cobra Sakit Gigi β mengandung parasetamol
Pegal Linu Husada β mengandung parasetamol
Buah Merah Kunir Putih Mahkota Dewa β mengandung natrium diklofenak
Minyak Urut Dayak β mengandung metil salisilat
Penggmuk Badan Herbal β mengandung deksametason dan siproheptadin
Bodyfat β mengandung deksametason dan siproheptadin
Obat Diet Fat Loss - 4U Slim & Beauty β mengandung orlistat
LBT Langsung By TII β mengandung sibutramin
Jamu Herbal Pelangsing β mengandung sibutramin
Pelangsing Hijrah β mengandung sibutramin
Pelangsing Pelakor Premium Super Strong 2 β mengandung sibutramin
Sari Dukuh Gatal-gatal/Eksim β mengandung prednisolon
Qu Fe Su Wei Lin Dan β mengandung famotidin
BPOM meminta masyarakat tidak menggunakan produk-produk yang tercantum dalam daftar tersebut dan selalu memastikan legalitas serta keamanan produk sebelum membeli atau mengonsumsinya.
Advertisement