“Tiba-Tiba Setan” Hadirkan Ketegangan dan Tawa dalam Satu Paket
Sebuah film horor berbalut komedi akan tayang pada 16 April mendatang. Film ini, kata salah satu pemerannya dianggap berbeda dengan film horor kebanyakan yang telah beredar.
Bagi Sutradara Etienne Caesar sang sutradara film berjudul “Tiba-tiba Setan “ini tidak hanya bergantung pada jumpscare, tetapi juga membangun ketegangan melalui dinamika keluarga dan konflik emosional. Film yang merupakan produksi Ess Jay Studio juga merilis poster dan trailer perdana dengan nuansa absurd, menegangkan, sekaligus penuh kejutan.
Salah satu pemerannya, Ratu Felisha menyebut langsung tertarik bermain di film ini karena naskahnya. Menurutnya berbeda dari film horor kebanyakan. “Dinamika cerita yang menggabungkan tawa dan ketegangan justru menjadi tantangan yang menyenangkan. Begitu baca skripnya, saya langsung merasa ini unik. Kita ketawa, tapi beberapa detik kemudian langsung tegang. Emosinya naik turun, dan itu seru banget dimainkan,” ungkap Ratu Felisha dalam keterangannya di Jakarta.
Sementara pemeran lainnya, Poppy Sovia mempunyai pengalaman yang berbeda. Dalam proses syuting mengaku mendapatkan nuansa mistis yang kuat. Saat syuting di sebuah hoteltua, Poppy mengaku ada sensasi tersendiri sekaligus menguji mental para pemain. “Lokasinya memang sudah punya aura yang kuat. Kadang kami bercanda untuk mencairkan suasana, tapi tetap saja ada momen-momen yang bikin merinding,” ungkapnya.
Sedangkan Etienne Caesar, film ini menjadi debutnya sebagai sutradara film panjang. Sebelumnya Caesar terkenal asisten sutradara sejumlah film populer seperti Ghost Writer, Pelukis Hantu, dan Cek Toko Sebelah. Tentang film pertamanya ini Etienne Caesar menjelaskan tidak hanya bergantung pada jumpscare, tetapi juga membangun ketegangan melalui dinamika keluarga dan konflik emosional. “Ide dasarnya sederhana, kebohongan kecil bisa memanggil masalah besar,” ujar Etienne, yang sebelumnya sukses dengan karya Cinta Tak Seindah Drama Korea.
Ia menambahkan bahwa keseimbangan antara unsur komedi dan horor adalah tantangan terbesar dalam produksi. “Timing komedi harus presisi, tapi ketegangannya juga tidak boleh hilang. Saya beruntung punya cast yang berani eksplorasi dan total dalam setiap adegan,” tambahnya. Tak salah kalau film “Tiba-Tiba Setan” ini akan memberi warna baru di industri perfilman Indonesia dengan memadukan unsur komedi dan horor secara seimbang.
Harta Karun, Tipu Daya, dan Roh Penasaran di Sebuah Hotel Tua
“Tiba-Tiba Setan” mengikuti kisah dua kakak beradik yang datang ke sebuah hotel tua terbengkalai dengan keyakinan bahwa mendiang ayah mereka meninggalkan harta karun di tempat itu. Hotel tersebut dipilih bukan tanpa alasan; bangunan ini dikenal memiliki sejarah kelam dan suasana angker yang membuat pencarian mereka semakin penuh tantangan.
Namun, perjalanan mereka berubah kacau ketika salah satu saudara ternyata menyewa penjaga hotel untuk berpura-pura menjadi hantu. Tujuannya adalah menakut-nakuti saudaranya agar sebuah masalah keluarga dapat terselesaikan dengan cepat.
Sayangnya, rencana tersebut justru memicu bencana. Aksi jahil itu tanpa sengaja membangkitkan roh seorang wanita yang konon dibunuh dan dikubur di hotel tersebut. Situasi yang semula dianggap hanyalah tipuan berubah menjadi teror sungguhan yang mengancam keselamatan seluruh karakter.
Mereka dipaksa bekerja sama untuk bertahan hidup, mengungkap misteri kematian sang wanita, sekaligus menyelesaikan konflik keluarga yang menjadi akar dari kekacauan tersebut. Selain Ratu Felisha dan Poppy Sovia, film ini juga menghadirkan jajaran aktor komedi dan drama seperti Tanta Ginting, Oki Rengga, Lolox, dan Naura Hakim. Kolaborasi berbagai genre ini akan membawa warna segar pada film horor komedi tersebut. “Tiba-Tiba Setan” dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 16 April 2026.
Penulis: Nurul Huda