Semua Ulama Mazhab Bertarekat, Pesan Syekh Fadhil al Jailani
Cucu Syekh Abdul Qodir al-jilani, yakni Syekh Syarif Muhammad Fadhil al-Jilani mengemukakan, semua imam bertasawuf dengan tarekat yang hakiki karena tasawuf yang hakiki merupakan ilmu yang hakiki.
Ia menyebutkan bagaimana Imam Malik mengemukakan pentingnya bertasawuf, yakni βBarangsiapa bertasawuf tanpa berfiqih maka dia zindiq. Barangsiapa berfiqih tanpa bertasawuf maka dia fasik. Barangsiapa menggabung keduanya maka dia akan sampai pada hakikatβ.
Begitu juga dengan Imam SyafiβI yang hijrah ke Mesir kemudian bertemu dengan Sayyidah Nafisah, perempuan yang tidak hanya menguasai pengetahuan keislaman, tetapi juga seorang pemberani, sekaligus hamba yang rajin beribadah dan asketis.
βSecara otomatis ketika Imam Syafiβi nyantri ke Sayyidah Nafisah, Imam Syafiβi mengambil tasawuf dari Sayyidah Nafisah,β ucap syekh kelahiran Qurtalan Timur, Turki itu.
βLulusan dari madrasah al-Qadiriyah di Baghdad pada saat itu tidak hanya melahirkan ulama yang condong kepada agama saja, tetapi juga melahirkan ulama-ulama yang mahir di bidang teknologi".
Kedua imam madzhab yang lain, yakni Imam Hanafi dan Imam Ahmad bin Hanbal juga disebutnya sebagai imam yang menjalani tasawuf hakiki.
βMereka semua pengikut guru-guru tasawuf hakiki,β jelasnya.Β
Penegasan itu disampaika Syekh Fadhil saat mengisi Maulid Nabi Besar Muhammad di halaman Gedung PWNU DKI Jakarta, Minggu 30 Desember 2018.
Sementara tuduhan sebagian orang yang menyatakan bahwa ulama tasawuf hanya berkutat dengan tasbih (wirid) dan tidak membangun dunia keilmuan merupakan kekeliruan. Sebab, para ulama tasawuf seperti Imam al-Ghazali, Imam Ibnu Hajar al-Atsqalani, Imam al-Juwaini, dan Syekh Abdul Qadir al-Jilani mempunyai madrasah sebagai media mengembangkan keilmuan.
βSemua ulama-ulama tasawuf mempunyai madrasah, pesantren, universitas yang menjadi media mengajarkan ilmunya. Bukan seperti dugaan sebagian manusia yang mengatakan bahwa tasawuf kerjaannya hanya muter tasbih, bukan seperti itu,β ucapnya.
Bahkan, sambungnya, Syekh Abdul Qadir al-Jilani melalui lembaga pendidikannya telah melahirkan banyak ulama mumpuni dan kredibel yang tidak hanya condong kepada agama, tetapi juga di bidang sains.
βLulusan dari madrasah al-Qadiriyah di Baghdad pada saat itu tidak hanya melahirkan ulama yang condong kepada agama saja, tetapi juga melahirkan ulama-ulama yang mahir di bidang teknologi,β jelasnya. (adi)
Advertisement