Prabowo Plintir Pernyataan KPK Soal Rp. 2000 Triliun yang Hilang
Prabowo Subianto dalam kampanye akbar di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu ย mengklaim jika ada kebocoran anggaran negara hingga Rp2.000 triliun.
"KPK mengatakan yang bocor Rp2.000 triliun, selama ini Prabowo mengatakan Rp1.000 triliun yang hilang," kata Prabowo. (ant)
Apa yang diucapkan oleh Prabowo ini ternyata mirip dengan apa yang pernah diucapkan oleh dari Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang. Namun bedanya, Saut menyebut potensi, sedang Prabowo hilang. ย
"Saya mengatakan Indonesia bisaย ngumpulย sampai Rp4.000 triliun. APBN kita sekarangย kan Rp2.400 triliun, kami berdiskusi di banyak tempat kitaย tuhย bisaย ngejarย Rp4.000 triliun, bisa kejar. Jadi, kekurangannya sekitar Rp2.000 triliun, itu bukan kebocoran, potensi," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di gedung KPK, Jakarta, Senin.
Untuk mengejar potensi tersebut, Saut mencontohkan bahwa di Provinsi DKI Jakarta mampu mendapatkan pendapatan daerah sampai Rp7 triliun setelah didampingi oleh KPK.
Hal itu berdasarkan laporan yang disampaikan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.
"Diaย kanย datang ke sini, Pak Saut saya baru datang sekali ke DKI dapat Rp7 triliun itu'. Itu kita ambil dari situ belajar. Jadi kita mau kejar Rp4.000 triliun APBN kita kalau bisa Rp4.000 triliun.ย Bayangin tuhย berapa lagi MRT yang harus kita bangun," kata Saut.
Menurut dia, jika anggaran dapat mencapai Rp4.000 triliun maka yang dapat merasakannya adalah rakyat itu sendiri.
"Supaya rakyatnya lebih sejahtera, jalan yang lebih bagus yang artinya lebih banyak dana desanya lebih banyak," kata Saut. (ant)
Advertisement