Mendikdasmen Abdul Mu'ti Cek Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kepri
Hujan yang mengguyur Kota Batam tidak pengaruhi kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa 12 Mei 2026.
Jurnalis Ngopibareng.id yang ikut dalam kunjungan kerja ini, mencatat ada empat lokasi yang dikunjungi. Kunjungan ini untuk melihat langsung program revitalisasi sekolah yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo melalui Kemendikdasmen.
Agenda pertama mengunjungi TK Pembina III, Kecamatan Bengkong Kota Batam. Kedatangan Muβti bersamaan dengan hujan deras. Tapi, hujan itu mendadak reda ketika Mu'ti keluar dari mobil disambut musik rebana.
Untuk menghangatkan suasana Mu'ti mengajak siswa TK Pembina III melakukan senam anak sehat. Kepala Sekolah TK Pembina III, Rin Rin Herlina ikut larut dalam senam yang diikuti guru-guru yang lain. Taman Kanak-kanak (TK) Pembina Negeri III Batam memiliki 200 siswa. Sekolah ini merupakan TK percontohan.
Beberapa siswa yang disapa oleh Mu'ti menyatakan senang dan ingin menjadi anak Indonesia hebat. Ia menjawab dengan benar ketika Mu'ti bertanya siapa nama presiden dan menteri pendidikan RI.
"Nama Presiden Bapak Prabowo dan nama Menteri Pendidikan Profesor Abdul Mu'ti," jawab seorang siswa dengan lantang.
Mu'ti kemudian meninjau program prioritas Kemendikdasmen dilanjutkan dialog dengan guru dan peserta didik. Kata Mu'ti, sekolah ini akan menerima bantuan revitalisasi berupa ruang kelas baru, toilet dan penataan sanitasi.
Kegiatan dilanjutkan ke SDN 001 Sei Beduk. Mu'ti meninjau hasil rehabilitasi enam ruang kelas yang kemudian dilanjutkan dialog dengan guru dan peserta didik. Materi dialog terkait program prioritas Kemendikdasmen.
Seorang siswa menyatakan senang ruang belajarnya sekarang dilengkapi Papan Interaktif Digital (PID) atau Interactive Flat Panel (IFP). Papan Interaktif Digital ini merupakan salah satu program prioritas Presiden, Prabowo Subianto, untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di Indonesia.
Mu'ti kemudian melanjutkan peninjauan ke SMAN 1 Batam. Agendanya meresmikan bantuan revitalisasi 2026 untuk satuan pendidikan di Kota Batam. Satuan pendidikan yang di Kota Batam yang menerima bantuan revitalisasi meliputi SDN 001 Sei Beduk, SMP Kristen Citra Bahtera, SMAN 19, SMAN 1, SMAN 2, TK Pembina III.
Muβti menyebut untuk tahun anggaran 2026 ini, revitalisasi sekolah untuk Provinsi Kepri mencapai 107 satuan pendidikan dengan total anggaran sebesar Rp97 miliar. Sedangkan secara nasional anggarannya sebesar Rp14 trilun.
'Anggaran itu diprioritaskan untuk revitalisasi sekolah yang terkena bencana di Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan daerah tertinggal, terpencil dan terluar (3-T)," kata Mu'ti.
Kata Mu'ti program revitalisasi sekolah ini menjadi bagian penting untuk meningkatkan mutu pendidikan serta untuk membuat suasana yang aman dan nyaman bagi anak didik.
"Mustahil kita bisa mewujudkan pendidikan berkualitas, anak didik bisa belajar dengan nyaman dan aman kalau sarana dan prasarana sekolah menyerupai rumah makan siang dan malam yang tidak terurus," kata Muβti.
Ia juga menyampaikan karena alasan itulah revitalisasi sekolah menjadi salah satu program prioritas pemerintah Prabowo. Termasuk program Papan Interaktif Digital (PID) atau Interactive Flat Panel (IFP).di setiap sekolah.
Penggunaan IFP Lahirkan Inovasi Pembelajaran di Ruang Kelas
Pemanfaatan teknologi digital membawa dampak positif bagi sekolah. Salah satunya melalui Papan Interaktif Digital (PID), program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Alat ini bukan sekadar pendukung, melainkan media strategis. Pembelajaran kini lebih interaktif dan visual. Selain itu, proses belajar jadi lebih berpusat pada siswa.
Menurut Mu'ti pembelajaran berbasis visual menjadi paling efektif ketika disajikan melalui PID karena mampu menarik perhatian siswa dan meningkatkan fokus belajar. Selain untuk penyajian materi, PID juga dimanfaatkan untuk menghadirkan gim interaktif yang melibatkan siswa secara langsung, sehingga menciptakan suasana kelas yang lebih hidup dan mendorong keaktifan peserta didik.
Pemanfaatan PID atau IFP turut meningkatkan interaksi antara guru dan siswa. Namun demikian, Mu'ti menegaskan bahwa peran pendidik tetap menjadi kunci dalam keberhasilan pembelajaran.
βPID adalah media bantu. Menarik atau tidaknya pembelajaran sangat bergantung pada bagaimana guru memanfaatkannya,β kata Muβti.
Muβti mengakhiri kunjungan di Kota Batam dengan menghadiri Tablig Akbar di Masjid Fatimah Al Zahra di kawasan Pondok Pesantren Mafaaza Islamic Boarding School (MIBS) Batam.
Mafaaza Islamic Boarding School adalah lembaga pendidikan formal yang diresmikan pada 27 November 2022 bersamaan dengan peresmian Masjid Fatimah Az-Zahra. letaknya di kawasan Kabil, Nongsa, Batam. Pesantren ini memadukan kurikulum nasional dengan pendidikan kepesantrenan modern.
Advertisement