Ketua MUI Kota Probolinggo KH Nizar Irsyad Wafat
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo, KH Nizar Irsyad wafat, Senin, 5 Mei 2025 malam. Jenazah kiai yang tinggal di Jalan Bengawan Solo, Kota Probolinggo itu dimakamkan di pemakaman keluarga, Selasa, 6 Mei 2025 pagi tadi.
Kiai Nizar wafat persis pada hari ulang tahunnya yang ke-61. Ketua MUI Kota Probolinggo dua periode (2015-2020 dan 2020-2025) itu lahir pada 5 Mei 1964 silam.
Alumnus Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri dan Pesantren Sidogiri, Pasuruan itu tutup usia di RSUD dr Mohammad Saleh Kota Probolinggo karena sakit komplikasi.
"Almarhum wafat Senin malam sekitar pukul 18.59 di RSUD dr. M. Saleh," kata Wakil Ketua MUI Kota Probolinggo, Gus Ahmad Hudri.
Gus Hudri yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo itu menerangkan, almarhum merupakan ulama senior, putra dari almarhum KH. Irsyad.
Informasinya, Kiai Nizar mengalami komplikasi penyakit dalam sejak 2024. "Tahun lalu beliau sempat menjalani operasi tumor," ujarnya.
Terakhir, sudah sekitar sepekan, Kiai Nizar menjalani rawat inap di RSUD Kota Probolinggo. Jumat, 25 April 2025 lalu, Kiai Nizar masuk ICU RSUD.
Sejumlah pihak mengaku kehilangan atas kepergian KH Nizar. "Beliau sangat moderat, bisa merangkul semua kalangan," ujar Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Probolinggo, M. Dawam Ichsan.
Kedekatan KH Nizar juga dirasakan Cahyo Wicaksono, pengurus MUI di Komisi Perekonomian Umat. "Sebagai khadam, saya biasa menjadi sopir Kiai Nizar ke mana-mana. Sangking dekatnya dengan Kiai, ada yang menyangka saya ini putra Kiai Nizar," kata Cahyo.