Kakek Pemotor Tewas DihantamKereta Api Barang di Babat, Lamongan
Nasib nahas menimpa Wardi, 69 tahun, warga Dusun Gendongkulon, Desa Gendongkulon, Kecamatan Babat.
Kakek pemotor ini tewas tertabrak Kereta Api Barang (2501) jurusan Tanjung Priok, Jakarta di perlintasan kereta api berpalang pintu di Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Lamongan, Senin 23 Pebruari 2026, dini hari.
Keterangan diperoleh ngopibareng.id menyebutkan, tepat kejadian sekitar pukul 01.16 WIB di perlintasan KM 161+6 (PJL 262).
Tidak ada saksi kata dalam kejadian itu. Hanya, berdasarkan rekaman CCTV di lokasi memperlihatkan, kronologi kejadiannya bermula saat korban yang mengendarai Honda Beat bernopol S 5719 JAH melaju dari arah utara.
Sesampainya di perlintasan rel kereta api, tiba-tiba korban berhenti di tengah rel. Diduga, ia terkejut karena melihat kereta api dari arah timur berjarak sudah terlalu dekat.
"Karena di dalam rekaman CCTV korban terlihat sempat berusaha menarik mundur ke daraannya," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid.
Sebenarnya, perlintasan berpalang pintu, tetapi saat kejadian tidak tertutup dan tidak ada penjaga.
Usai ditabrak, keberadaan korban sempat tidak ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Selanjuthya, anggota Polsek Babat bersama petugas PT KAI dan Polsuska melakukan penyisiran intensif di sekitar area rel.
Akhirnya, setelah pencarian selama kurang lebih tiga jam, jasad korban baru ditemukan, persis pukul 04.20 WIB.
Jazad korban ditemukan di dalam sebuah sungai kecil dan tertutup semak eceng gondok tak jauh dari lokasi kejadian.
Adapun, sepeda motornya ditemukan denhan kondisi rusak berat. Soal nama korban kita dapatkan dokumen KTP dan SIM yang ditemukan di lokasi kejadian.
"Saat itu juga jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke ke Unit Pemulasaraan Jenazah RSUD Karangkembang, Babat, untuk penanganan lebih lanjut," terang Ipda Hamzaid.
Advertisement