Kembangkan Sumber Daya Manusia, Pemkab Banyuwangi Gandeng UNJ
Upaya pengembangan dan pendayagunaan sumber daya manusia (SDM) terus dilakukan Pemkab Banyuwangi. Terbaru, Banyuwangi menggandeng Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan fokus kerjasama pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, mengatakan, kolaborasi strategis dengan UNJ ini diharapkan dapat memperluas jejaring pendidikan serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi putra putri Banyuwangi untuk mengenyam pendidikan tinggi di ibu kota.
"Alhamdulillah hari ini kami senang karena satu lagi kampus terbaik di Indonesia melakukan MoU dengan Pemkab Banyuwangi, yaitu Universitas Negeri Jakarta," ujar Bupati Ipuk usai MoU di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Jumat, 25 September 2026, malam.
Acara tersebut juga diisi Seminar dan Lokakarya (Semiloka) yang diisi oleh Menpan RB 2022-2024 Abdullah Azwar Anas dan Prof Komarudin. Turut hadir segenap Wakil Rektor dan Civitas Akademika UNJ serta jajaran OPD Banyuwangi.
Ipuk yang juga alumni UNJ menambahkan, pelibatan akademisi dan perguruan tinggi merupakan salah satu strategi pemkab dalam mengakselerasi pembangunan daerah, terutama pada sektor penguatan kapasitas SDM.Β
"Mudah-mudahan dengan kerja sama ini nantinya banyak hal yang bisa kita kerja samakan, terutama bagaimana kami saat ini juga sedang konsentrasi untuk mengembangkan sumber daya manusia yang ada di Banyuwangi," jelasnya.
Banyak program yang telah dilakukan Pemkab Banyuwangi dalam mendukung pemerataan akses pendidikan. Seperti beasiswa Banyuwangi Cerdas, Beasiswa Banyuwangi Progresif untuk program dokter spesialis, Garda Ampuh untuk menjangkau anak-anak terindikasi putus sekolah, hingga program Aksara yang memfasilitasi layanan pendidikan non formal, dan masih banyak lagi.
"Mudah-mudahan dengan satu lagi kampus yang bekerja sama dengan kami, program kemiskinan kami bisa semakin kuat," harap Ipuk.
Sementara itu, Rektor UNJ, Prof Komarudin, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan dan berbagai terobosan pembangunan yang telah direalisasikan oleh pemkab.Β
"Inilah salah satu alasan kami bekerja sama dengan Banyuwangi. Dari Banyuwangi kita belajar banyak pengalaman berharga," ucapnya.
Beberapa pelajaran yang bisa dipetik dari Banyuwangi, kata dia, keberhasilan dalam membawa pariwisata Banyuwangi ke panggung dunia. Hal ini, tidak terlepas dari kepemimpinan dan manajemen yang dilakukan oleh Bupati Banyuwangi. Sehingga pola kepemimpinan tersebut bisa untuk direplikasi dalam tata kelola kelembagaan di UNJ, baik pada tataran akademik maupun non-akademik.
"Maka, kita belajar bagaimana sebaiknya kita memimpin perubahan di kampus, itu belajar dari Bupati Banyuwangi," kata Prof Komarudin.
Advertisement