Jembatan Jetis Sidoarjo Tergerus Arus Sungai, Legislatif Dorong Perbaikan Segera
Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Jembatan Jetis, RW 03, Kelurahan Lemahputro, Kecamatan Sidoarjo, Sabtu, 15 Agustus 2026. Kondisi jembatan yang menghubungkan kawasan Jetis dengan Pasar Pekauman menjadi perhatian utama karena konstruksinya dilaporkan warga mulai tergerus aliran sungai.
Dalam peninjauan tersebut, BHS melihat langsung kondisi jembatan sekaligus mendengarkan keluhan masyarakat terkait keamanan akses tersebut. Menurutnya, kondisi konstruksi perlu segera diperiksa secara teknis untuk memastikan jembatan masih aman digunakan.
BHS berencana mendatangkan tim ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk melakukan pemeriksaan terhadap struktur jembatan.
“Saya ingin mengecek ini dengan ahli, tim ahli dari ITS yang akan kita datangkan ke sini untuk mengecek apakah konstruksinya masih baik atau tidak,” kata BHS.
Pemeriksaan tersebut dinilai penting mengingat Jembatan Jetis merupakan akses vital bagi masyarakat menuju Pasar Pekauman. Jika hasil kajian menunjukkan adanya kerusakan atau konstruksi sudah tidak layak, BHS akan mendorong Pemerintah Kabupaten Sidoarjo segera mengambil langkah perbaikan.
“Kalau tidak, maka saya akan ajukan kepada Pak Bupati atau Bu Wabup untuk segera dibenahi karena ini menyangkut keselamatan masyarakat Sidoarjo. Ini akses jalan yang sangat vital dan strategis,” ujarnya.
Selain kondisi jembatan, BHS turut meninjau aliran sungai di kawasan Jetis. Ia menemukan persoalan pendangkalan yang berpotensi mengurangi kapasitas sungai dalam menampung dan mengalirkan air.
Menurut BHS, pendangkalan sungai perlu segera ditangani karena dapat meningkatkan risiko luapan air, terutama saat debit meningkat. Air yang meluap berpotensi masuk ke kawasan permukiman warga.
BHS mengaku telah berkomunikasi dengan Kepala Balai di Kementerian Pekerjaan Umum untuk meminta dukungan pengerukan dan pembersihan sungai. Upaya tersebut diharapkan dapat mengembalikan kapasitas aliran sekaligus menekan risiko banjir di kawasan Jetis.
Sidak tersebut juga menjadi bagian dari kunjungan BHS melihat kondisi lingkungan sekaligus kesiapan warga menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia mengapresiasi kekompakan warga RW 03 yang telah menghias lingkungan dengan bendera dan ornamen kemerdekaan. Warga juga menyiapkan doa bersama dan tirakatan untuk menyambut momentum 17 Agustus.
“Saya melihat begitu bagusnya penyelenggaraan ini, terutama dalam menyambut kemerdekaan Republik Indonesia. Masyarakat dengan koordinasi Pak RW sudah memasang bendera-bendera hias dan menyiapkan doa bersama serta tirakatan,” tutur BHS.
Untuk menambah semarak perayaan kemerdekaan, BHS juga memasang sejumlah bendera berikut pondasinya di beberapa titik lingkungan Jetis.
Ketua RW 03 Kelurahan Lemahputro, Abidin, menyambut baik perhatian BHS terhadap persoalan infrastruktur dan lingkungan yang disampaikan warga.
“Alhamdulillah, saya banyak terima kasih sekali kepada Bapak Bambang untuk menyikapi apa yang ada di lingkungan kita. Semua atensi yang disikapi kepada warga, saya mengucapkan terima kasih,” ujar Abidin.
Peninjauan Jembatan Jetis ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memastikan akses masyarakat tetap aman sekaligus mendorong penanganan sungai agar persoalan pendangkalan tidak berkembang menjadi ancaman banjir bagi warga.