Dari Gabut Jadi Karya Unik, Drummer Rock Hasilkan Lukisan dengan Solder
Siapa sangka berawal dari iseng dan kegabutan, Aries Ceplus justru menemukan jalan seni yang unik. Pyrography atau Pirografi, seni membakar gambar di atas media kayu. Kini, karyanya mulai dikenal dan bahkan menghasilkan cuan.
“Awalnya sekitar tahun 2018, ya iseng saja karena nggak ada kerjaan. Terus kepikiran bikin sesuatu yang beda. Kalau umumnya kan orang gambar pakai pensil, cat, dan semacamnya. Aku coba pakai solder,” kata Aries saat ditemui Ngopibareng.id di Sidoarjo, Minggu,20 Juli 2025.
Pirografi sendiri merupakan seni menghias media seperti kayu dengan teknik pembakaran. Hasilnya adalah gambar atau lukisan yang tercipta dari goresan alat panas. Aries menggunakan solder untuk menggambar langsung di atas kayu.
Namun, prosesnya tak semudah kelihatannya. Tingkat kesusahannya lumayan.
“Tekstur kayu itu kan nggak selalu rata. Kadang kasar, kadang halus, jadi proses pembakarannya nggak selalu bisa rata. Harus cari posisi yang pas biar mata solder bisa kena bagian yang dituju,” jelasnya.
Satu lukisan kecil bisa selesai dalam sehari, sedangkan yang lebih besar atau rumit bisa memakan waktu dua hari, bahkan lebih. Salah satu pesanan pertamanya datang setelah ia mengunggah karyanya ke media sosial.
“Ada teman lihat dan tanya, ini lukisan pakai apa kok bentuknya unik. Setelah aku jelasin, dia minta dibikinkan gambar keluarganya. Isinya empat orang, dia, istrinya, dan dua anaknya. Media pakai talenan kayu, harganya waktu itu Rp300 ribu,” cerita Aries.
Soal tema, Aries mengaku lebih sering menggambar hewan-hewan atau menerima pesanan gambar personal. Meski belum memiliki galeri khusus, dan karyanya lebih banyak dipasarkan lewat media sosial.
Uniknya, dunia lukis bukan latar belakang utama Aries. Ia justru lebih dikenal sebagai musisi rock (drummer).
“Sebelumnya aku lebih aktif di musik. Main di kafe, ngisi acara. Dari kecil memang suka gambar, tapi lebih aku ekspose musiknya. Baru sekitar 2017-2018 aku mulai fokus ke seni lukis lagi,” ujarnya.
Meski belum lama menekuni pirografi, Aries tak ragu menyebut dirinya seniman.
“Sekali goresan salah, ya nggak bisa dihapus. Harus presisi sejak awal. Jadi meski pakai alat sederhana kayak solder, ini butuh ketelitian tinggi,” tegasnya.
Untuk media, Aries biasanya menggunakan kayu palet atau triplek. Kayu jenis itu cepat gosong dan enak buat digambar.
“Tapi semua jenis kayu sebenarnya bisa dipakai,” tambahnya.
Lulusan SMA ini mengaku belajar melukis dari kakaknya sendiri, yang juga seorang seniman. Kini, ia berharap seni pirografi bisa lebih dikenal luas di masyarakat dan membuka peluang baru di dunia seni rupa alternatif.