Bulog Probolinggo Siap Serap Gabah Petani Apapun Kualitasnya
Perum Bulog Probolinggo siap menyerap gabah petani apapun kualitasnya. Pada 2026 ini, Bulog Probolinggo menargetkan serapan 74 ribu ton gabah.
"Untuk itu kami akan menambah jumlah mitra serta memperluas kerja sama dengan kelompok-kelompok tani," ujar Pimpinan Cabang Perum Bulog Probolinggo, Kuswadi, Selasa, 27 Januari 2026.
Seperti diketahui, Perum Bulog Probolinggo membawahi tiga daerah yakni, Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang. Pada tahun 2025 lalu, Bulog Probolinggo berhasil melampaui target serapan 82.457 ton gabah.
“Pada 2026 ini, kami menargetkan serapan 74 ribu ton gabah. Per 22 Januari 2026, kami telah menyerap 162 ton gabah," kata Kuswadi.
Pada 2025, Bulog membeli gabah dari 150 petani dan 30 mitra. Dengan target yang ditetapkan pada tahun 2026, Bulog berupaya menambah jumlah mitra serta memperkuat kerja sama dengan kelompok-kelompok tani.
Dalam penyerapan gabah, Bulog Probolinggo mengikuti ketentuan dari pusat terkait penetapan harga, yakni sebesar Rp6.500 per kilogram. Soal kualitas gabah, Kuswadi mengatakan, tanpa syarat kualitas tertentu alias sembarang kualitas (any quality).
“Kami siap menerima gabah dari petani, dengan ketentuan gabah yang dijual sudah memasuki masa panen, bersih, dan tidak kotor,” pungkas Kuswadi.