Bulog Probolinggo Simpan 81.000 Ton Beras, Aman Hingga Lebaran
Stok beras di wilayah kerja Bulog Cabang Probolinggo mencapai 81.000 ton. Stok ini tersebar di sejumlah gudang Bulog. Ketersediaan puluhan ribu ton beras ini dinilai cukup hingga Idul Fitri mendatang.
"Stok kami mencapai 81.915 ton beras yang tersimpan di enam gudang Bulog di Probolinggo dan Lumajang," kata Kepala Cabang Bulog Probolinggo, Kuswadi kepada wartawan, Sabtu, 10 Januari 2026.
Stok beras sebanyak itu tersimpan di sejumlah gudang Bulog. Terinci, di gudang Sukoharjo berisi 18.080 ton, gudang Kedungasem 15.705 ton. Kedua gudang terakhir berlokasi di Kota Probolinggo. Sementara di gudang Klaseman, Kabupaten Probolinggo tersimpan 6.885 ton beras.
Adapun di gudang Lumajang yakni, gudang Curahpetung ada stok 7.374 ton, gudang Sumbersuko 5.597 ton, dan gudang Besuk mencapai 28.304 ton.
Seperti diketahui, pada kurun Februari-Maret 2025, masyarakat akan menghadapi Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan Bulan Ramadhan serta Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Momentum hari besar keagamaan tersebut diprediksi akan menyedot permintaan beras lebih tinggi daripada biasanya," ungkap Kuswadi.
Namun stok beras masih aman hingga Hari Raya Idul Fitri, Maret 2026 mendatang. Kuswadi menambahkan, Bulog masih menyisakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan batas penyaluran hingga 31 Januari 2026.
"Sementara untuk penyaluran melalui bantuan pangan dan SPHP menunggu penugasan dari Badan Pangan Nasional," ungkapnya.
Secara nasional, stok beras per 8 Januari 2026 mencapai 3.351.900 ton. Stok terbanyak berada di Jawa Timur dengan 806.248 ton.
Jumlah tersebut diprediksi masih akan bertambah mengingat Bulog pada 2026 manargetkan penyerapan hingga 4 juta ton beras.
Advertisement