Pemkab Blora Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat Gerakan Tanam Padi Serentak
Bupati Arief Rohman menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Blora untuk mendukung agenda strategis ketahanan pangan nasional. Saat ini Blora menempati peringkat ke‑6 produksi padi se‑Jawa Tengah dan masuk dua besar produksi jagung.
Blora Ikut Gerakan Menanam Padi Serentak 14 Provinsi
Pada Rabu, 23 April 2025, Blora berpartisipasi dalam Gerakan Menanam Padi Serentak yang digelar di 14 provinsi. Kegiatan ini menindaklanjuti instruksi Presiden RI Prabowo Subianto, yang memimpin penanaman simbolis di Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan.
Lokasi Sentral di Desa Sendangharjo
Di Blora, aktivitas tanam dipusatkan di sawah Balai Benih Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4), Desa Sendangharjo, Kecamatan Blora. Bupati Arief turun langsung bersama Forkopimda, Komisi B DPRD, Kepala DP4 Ngaliman, dan para petani.
“Kami berterima kasih kepada petani—garda terdepan ketahanan pangan Indonesia. Capaian 25 ribu hektare luas tambah tanam tahun ini melampaui target nasional 20 ribu hektare. Semoga terus bertambah,” ujar Bupati Arief.
Target Swasembada Pangan 2026
Bupati menggarisbawahi arahan Gubernur Jawa Tengah bahwa 2026 menjadi tonggak swasembada pangan. Untuk itu, Pemkab Blora siap:
Meningkatkan produktivitas padi & jagung melalui benih unggul dan teknologi pertanian presisi.
Memperluas lahan tanam dengan optimalisasi lahan tiduran dan sistem irigasi terpadu.
Memperkuat kemitraan antara petani, BUMDes, dan industri penggilingan agar penyerapan gabah maksimal.
TNI Siap Kawal Program
Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Agung Cahyono menegaskan TNI akan mendampingi petani demi keberhasilan program.
“Kami siap mendukung penuh dan melaporkan perkembangan harian agar serapan gabah serta luas tambah tanam terus naik,” tegasnya.
Advertisement