Tim Kreatif Gandrung Sewu Ziarah ke Makam Leluhur Seblang Olehsari
Tim kreatif Festival Gandrung Sewu 2026 melaksanakan ziarah ke makam leluhur Seblang Olehsari pada Minggu, 11 Oktober 2026. Ziarah ini merupakan bentuk penghormatan terhadap akar budaya yang menjadi napas dari tema besar yang diusung dalam festival tahun ini, yaitu Kembang Dermo. Sebagai informasi, Festival Gandrung Sewu 2026 akan digelar pada Sabtu, 24 Oktober 2026.Β
Ketua Paguyuban Pelatih Seniman dan Tari Banyuwangi (Patih Senawangi), Suko Prayitno, mengatakan, ziarah ini untuk memohon restu demi kelancaran acara tari Gandrung kolosal yang digelar setiap tahun.
"Kami bersama tim kreatif dan Disbudpar Banyuwangi kembali sowan kepada leluhur Seblang Olehsari yang didampingi tokoh adat. Kami berharap selama proses dan penyelenggaraan Gandrung Sewu 2026 nanti diberikan kelancaran," ungkapnya.
Ketua Adat Paguyuban Seblang Olehsari, Ansori, menyambut baik kehadiran rombongan tim kreatif Gandrung Sewu 2026 di tanah leluhur mereka. Ia mengapresiasi langkah panitia yang senantiasa menjunjung tinggi etika adat istiadat setempat.
"Kita silaturahmi ke buyut ini bertujuan untuk izin kembali ke leluhur Seblang Olehsari. Kami berharap supaya penyelenggaraan Gandrung Sewu tahun ini berjalan lancar dan sukses tanpa halangan suatu apapun," ungkapnya.
Kepala Desa Olehsari, Joko Mukhlis, mengapresiasi tim kreatif yang mengangkat tema Kembang Dermo dalamm Festival Gandrung Sewu 2026 ini. Menurutnya, tema tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari tradisi turun-temurun warga Olehsari.
"Alhamdulillah kita bisa kembali silaturahmi bersama panitia Gandrung Sewu di sini. Kami semua berharap yang sama yaitu kesuksesan dalam penyelenggaraan dengan tetap menghormati nilai-nilai luhur yang ada di adat Olehsari," katanya.
Tahun ini, Festival Gandrung Sewu mengusung tema utama yang sarat akan nilai historis dan kultural, yakni Kembang Dermo. Melalui tema ini, Gandrung Sewu 2026 siap menyuguhkan kesakralan sebuah adat istiadat leluhur yang mengakar kuat.
Rangkaian Gandrung Sewu 2026 dirancang sangat meriah. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perhelatan akbar ini akan dimulai lebih awal, yakni sejak tanggal 22 Oktober.
Pada hari pertama, penonton dan wisatawan akan disuguhkan penampilan merdu Keroncong Banyuwangi. Tak hanya itu, atraksi budaya khas seperti Hadrah Kuntulan Caruk juga siap memukau para pengunjung.
Berlanjut pada tanggal 23 Oktober, panitia menyajikan sajian kreatif berupa musik jalanan serta pementasan autentik Gandrung Terob yang sarat nuansa tradisional. Seluruh rangkaian acara dirancang secara matang untuk memanjakan wisatawan domestik maupun mancanegara. Agenda ini sekaligus menjadi pemanasan sebelum puncak perhelatan akbar Gandrung Sewu pada keesokan harinya.
Puncak acara yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober dipastikan akan menjadi momen paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Berbagai atraksi spektakuler telah disiapkan untuk memberikan pengalaman hiburan berkelas dunia.
Deretan atraksi memukau mulai dari Jaranan Show, prosesi sakral Meras Gandrung, Atraksi Drone modern di udara, pesta kembang api yang meriah, pementasan inti Gandrung Sewu, dan ditutup konser musik yang semarak.
Advertisement