Bupati Jember Imbau Sekolah Gelar Study Tour di Wilayah Lokal Saja
Bupati Jember Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mengatur pelaksanaan kegiatan study tour sekolah di wilayah Kabupaten Jember. Dalam SE tersebut, Gus Fawait mengimbau agar seluruh sekolah di Jember menyelenggarakan study tour secara lokal, tanpa perlu keluar daerah.
Dalam keterangan pers di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jember, Selasa malam (6/5), Bupati menjelaskan bahwa study tour bukan program wajib di semua jenjang pendidikan. Oleh karena itu, kegiatan tersebut harus dilaksanakan dengan persetujuan penuh dari orang tua atau wali murid.
"Yang paling penting adalah jangan sampai biaya study tour membebani orang tua. Jika dianggap memberatkan, lebih baik tidak usah mengadakan," tegas Gus Fawait.
Dorong Optimalisasi Potensi Lokal
Gus Fawait menekankan pentingnya memanfaatkan potensi lokal Jember sebagai destinasi edukatif. Menurutnya, Kabupaten Jember memiliki banyak lokasi yang layak dijadikan tujuan study tour, mulai dari tempat wisata, fasilitas pangan, hingga pusat riset.
"Ada Puslit Kopi dan Kakao, Kebun Renteng, hingga Bulog yang cocok jadi lokasi belajar. Siswa bisa belajar pengelolaan beras dan ketahanan pangan secara langsung,” ujarnya.
Selain itu, destinasi wisata lokal di Jember juga dinilai mampu memberikan wawasan budaya, alam, dan ekonomi kreatif yang edukatif bagi para siswa.
Imbauan, Bukan Larangan
Bupati Fawait menegaskan bahwa surat edaran tersebut bersifat imbauan, bukan pelarangan. Langkah ini diambil agar sekolah tetap bisa melaksanakan kegiatan edukatif tanpa membebani keuangan siswa dan wali murid.
“Saya hanya mengimbau. Kalau dilarang pun kadang tetap ada sekolah yang merasa perlu melakukan study tour,” jelasnya.
Upaya Meringankan Beban Orang Tua dan Mendorong Ekonomi Daerah
Kebijakan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk mengurangi beban biaya pendidikan informal serta sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kunjungan ke destinasi edukatif dan wisata dalam kabupaten.