Stok BBM Normal, Mulai Senin Siswa di Jember Kembali ke Belajar di Sekolah
Bupati Jember, Muhammad Fawait, akhirnya mencabut surat edaran terkait pembelajaran daring dan bekerja dari rumah, Jumat, 1 Agustus 2025. Kebijakan baru tersebut berlaku mulai hari Senin, 03 Agustus 2025.
Gus Fawait mengatakan, penanganan krisis BBM di Kabupaten Jember menjadi yang tercepat di Indonesia. Provinsi Bengkulu saja membutuhkan waktu berminggu-minggu mengatasi krisis BBM. Sedangkan Jember hanya membutuhkan waktu empat hari untuk terbebas dari krisis BBM.
Percepatan penanganan tersebut berhasil karena adanya kerja sama antar pihak. Mulai Pemkab Jember, Pemprov Jatim, Pertamina, Hiswana Migas, TNI, Polri, dan DPR RI.
“Jember berhasil mengatasi krisis BBM dengan cepat, hanya butuh waktu empat hari. Ini merupakan hasil koordinasi tanpa harus saling melempar tanggung jawab. Saling koordinasi kanan, kiri, samping, atas. Seminggu ini menguras tenaga luar biasa,” katanya dalam konferensi pers, di Puncak Rembangan, Jumat, 1 Agustus 2025.
Setelah memastikan stok BBM di Jember aman, Gus Fawait mencabut surat edaran yang membolehkan siswa belajar secara daring. Sekaligus juga mencabut surat edaran yang membolehkan pegawai bekerja dari rumah.
“Mulai hari Senin, seluruh siswa bisa kembali belajar di sekolah. Seluruh ASN juga mulai ngantor seperti biasa,” jelasnya.
Lebih jauh, Gus Fawait mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subiantor, Kepada Pimpinan DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, Komisi XII, Fraksi Gerindra, Komisi VI, dan Fraksi PKS yang juga intens berkoordinasi membantu mengatasi persoalan BBM di Jember.
Gus Fawait juga menyampaikan terima kasih kepada Satpol PP, Dishub, dan Disperindag. Termasuk juga kepada Pertamina, khususnya petugas SPBU yang melayani konsumen.
Agar persoalan serupa tidak terjadi lagi, Pemkab Jember harus lebih intens berkoordinasi dengan pihak terkait. Koordinasi tersebut perlu dilakukan selama jalur gumitir masih ditutup total.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada kawan-kawan media yang telah menyampaikan informasi agar masyarakat tidak panik. Kami berharap persoalan serupa tidak terjadi lagi pada masa mendatang,” lanjutnya.
Sementara Sales Branch Manager Pertamina Area Jember, Hendra Saputra, mengatakan, Pertamina akan mengawal stok BBM di Jember, di 40 SPBU. Hari ini Pertamina telah mengirim stok di seluruh SPBU. Seluruh SPBU di Jember hari ini terisi BBM. Pertamina mengucapkan terima kasih kepada warga Jember yang bersabar mengatasi persoalan krisis BBM yang sempat terjadi di Jember.
“Pertamina mengucapkan terima kasih seluruh masyarakat Jember yang telah sabar menghadapi masalah ini,” pungkasnya.