Seorang Wartawan Dikabarkan Dirawat di RS karena Gas Air Mata di Kerusuhan di Pati
Aksi unjuk rasa yang digelar masyarakat Pati di depan Kantor Bupati berakhir ricuh, bahkan petaka. Dua orang anak dan seorang wartawan bernama Lilik Yuliantoro dari media Tuturpedia.com dikabarkan dirawat di rumah sakit.at dengan warga pecah.
Gas air mata membuat korban sesak napas hingga akhirnya dirawat di rumah sakit.
Suara dentuman dari tembakan gas air mata terdengar menghujam langit Kabupaten Pati. Puluhan tembakan gas air mata akhirnya dilepaskan aparat keamanan untuk mengendalikan massa. Tercatat lebih dari tiga sesi gas air mata ditembakkan dari dalam Kantor Bupati Pati ke arah pengunjukrasa.
Tembakan keempat dilepaskan tanpa henti hingga berdampak di semua penjuru Alun-alun Pati, sampai ke rumah-rumah warga.
Bahkan, suara tangisan anak-anak terdengar di mana-mana lantaran tidak tahan dengan panas dan perihnya efek gas air mata di wajah dan mata.
Ribuan massa pun sempat dipukul mundur dari depan Kantor Bupati Pati pukul 13.00 WIB, kurang lebih lima jam setelah aksi pertama kali dimulai sejak pukul 08.00 WIB.