Sapa Warga Puger, Bupati Fawait Tegaskan Tentang Pelayanan Kesehatan Gratis
Bupati Jember Muhammad Fawait menyapa warga Kecamatan Puger, dalam program Gus Fawait Menyapa, Sabtu, 18 Oktober 2025, di Lapangan Kasiyan Timur, Kecamatan Puger dan di Aula PGRI Cabang Puger. Kegiatan itu dihadiri ratusan warga, tokoh agama, guru ngaji, dan pelaku UMKM.
Bupati Jember KH. Muhammad Fawait, yang akrab disapa Gus Fawait, hadir langsung bersama Camat Puger dan para kepala desa se-Kecamatan Puger.
Turut hadir pula tokoh agama, guru ngaji, pelaku UMKM, serta masyarakat dari berbagai lapisan. Acara diawali dengan lantunan selawat yang menggema dan diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh para peserta
Gus Fawait mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan melalui amalan selawat dan nilai kepedulian sosial. Dia mengatakan, shalawat memiliki peran penting dalam memperkuat spiritualitas dan memperhalus hati.
Selain mengingatkan pentingnya nilai spiritual, Gus Fawait juga menegaskan kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah. Gus Fawait menyoroti pentingnya pemerataan pelayanan publik, terutama dalam sektor kesehatan.
“Pokoknya kalau punya KTP Jember, masuk puskesmas atau rumah sakit di seluruh Indonesia gratis. Ini wujud nyata kepedulian pemerintah untuk masyarakat,” tegasnya.
Gus Fawait menegaskan program UHC bukan sekadar program administratif, tetapi bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial bagi rakyat.
“Saya ingin memastikan bahwa tidak ada warga Jember yang kesulitan berobat hanya karena masalah biaya. Pemerintah wajib hadir dan membantu,” tambahnya.
Selain membahas kesehatan, Gus Fawait juga berdialog dengan perangkat desa terkait peningkatan honor guru ngaji dan pemberian beasiswa pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Gus Fawait menegaskan, pendidikan dan penguatan moral harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik dan ekonomi. Gus Fawait menginginkan masyarakat Jember bukan sekadar sehat dan makmur, tapi juga cerdas dan berakhlak,.
Menutup kegiatan, Gus Fawait mengajak masyarakat untuk terus menjaga gotong royong, saling membantu, dan memperbanyak amalan selawat sebagai bentuk rasa syukur.
“Istiqomah membaca shalawat akan mewujudkan Jember yang religius, sejahtera, dan penuh kasih,” pungkasnya.