RSUD Sampang Periksa Semua Karyawan Usai Dokter dan Juru Parkir Terjerat Kasus Sabu
Seorang dokter umum Instalasi Gawat Darurat (IGD) berinisial M dan seorang juru parkir di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Jawa Timur, diamankan aparat setelah diduga mengonsumsi narkotika jenis sabu.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan tenaga kesehatan yang sehari-hari bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menyikapi peristiwa tersebut, manajemen RSUD dr. Mohammad Zyn langsung melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pegawai.
Humas RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar, mengatakan pihak rumah sakit mulai melakukan pelacakan dan pemeriksaan sejak Rabu 22 Juli 2026.
"Pengecekan dilakukan kepada seluruh pegawai, tidak hanya tenaga kesehatan, tetapi juga seluruh karyawan di lingkungan rumah sakit," ujar Amin pada media dikutip Kamis 23 Juli 2026.
Dokter berinisial M diketahui merupakan dokter umum yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang. Sementara itu, juru parkir yang ikut diamankan merupakan pekerja yang dikelola oleh pihak ketiga.
Sebagai tindak lanjut atas kasus tersebut, manajemen RSUD dr. Mohammad Zyn memastikan kedua orang yang terlibat tidak lagi bekerja di rumah sakit.
Dokter umum tersebut diberhentikan dari tugasnya, sedangkan juru parkir yang merupakan tenaga dari pihak ketiga juga tidak lagi bertugas di lingkungan RSUD.
Selain memberhentikan kedua pekerja tersebut, RSUD dr. Mohammad Zyn juga melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pegawai sebagai langkah antisipasi agar tidak ada penyalahgunaan narkotika di lingkungan rumah sakit. Pemeriksaan dilakukan kepada seluruh unsur pegawai tanpa membedakan profesi maupun status kepegawaian.