Lima Kampung Nelayan Merah Putih di Bangkalan Mulai Dibangun, Ini Fasilitasnya
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, mulai berjalan. Program pemerintah tersebut diarahkan untuk memperkuat aktivitas perikanan tangkap sekaligus meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat pesisir.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Kepala Balai Besar Penangkapan Ikan Semarang dan anggota Satgas Kampung Nelayan Merah Putih Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meninjau progres pembangunan KNMP di Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, Jumat 2 Oktober 2026 lalu.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berbagai fasilitas KNMP berjalan sesuai rencana sekaligus melihat kebutuhan masyarakat nelayan di lapangan.
Lima Lokasi KNMP di Bangkalan
Pada 2026, pemerintah menargetkan pembangunan KNMP di 1.069 lokasi di luar Papua. Dari jumlah tersebut, sebanyak 134 lokasi berada di Pulau Jawa, termasuk lima lokasi di Kabupaten Bangkalan.
Lima lokasi pembangunan KNMP Bangkalan tersebut meliputi: Desa Prancak, Kecamatan Socah, Desa Klampis Barat, Kecamatan Klampis, Desa Klampis, Kecamatan Klampis, Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya dan Desa Tajungan, Kecamatan Kamal
Pembangunan di lima kawasan tersebut ditujukan untuk menghadirkan infrastruktur yang dapat menunjang aktivitas nelayan mulai dari persiapan melaut hingga pengelolaan hasil tangkapan.
Apa Saja Fasilitas KNMP Bangkalan?
Sejumlah fasilitas disiapkan dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Bangkalan. Fasilitas tersebut antara lain:
Perbaikan jalan Kawasan, Tambatan perahu, Shelter pendaratan ikan, Penerangan, Cold storage, Fasilitas docking untuk perbaikan kapal, Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan Pabrik es.
Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung rantai aktivitas perikanan dari hulu hingga hilir.
Perbaikan jalan diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat dan distribusi hasil tangkapan. Sementara tambatan perahu dan fasilitas docking mendukung aktivitas serta perawatan kapal nelayan.
Di sisi lain, shelter pendaratan ikan, cold storage, dan pabrik es memiliki peran penting dalam menjaga kualitas hasil tangkapan setelah ikan didaratkan.
KNMP Diharapkan Tingkatkan Ekonomi Nelayan
Bagi Pemerintah Kabupaten Bangkalan, pembangunan KNMP tidak hanya berkaitan dengan penyediaan infrastruktur fisik. Program tersebut diharapkan mampu membentuk ekosistem perikanan tangkap yang lebih kuat dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan pemerintah daerah akan terus mendukung pembangunan KNMP karena sektor perikanan tangkap memiliki potensi besar untuk menopang perekonomian masyarakat pesisir.
βDengan adanya KNMP ini, kami berharap nelayan dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia untuk meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat pesisir,β ujarnya.
Menurut Lukman, keberadaan fasilitas tersebut perlu diikuti dengan pemanfaatan secara optimal oleh masyarakat. Dengan demikian, KNMP tidak hanya menjadi kawasan dengan infrastruktur baru, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.
Penguatan sektor perikanan juga dinilai memiliki keterkaitan dengan ketahanan pangan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan protein ikan.
Hasil tangkapan nelayan diharapkan tidak hanya terserap pasar, tetapi juga dapat mendukung kebutuhan pangan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dengan demikian, pengembangan kampung nelayan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
KNMP Bangkalan Ditargetkan Selesai Desember 2026
Kepala Balai Besar Penangkapan Ikan KKP RI, Umar Soleh, sebelumnya menjelaskan bahwa KNMP merupakan program pemerintah untuk memberdayakan sekaligus memodernisasi kawasan nelayan.
βMelalui KNMP ini pemerintah ingin memodernisasi kampung nelayan, sehingga nelayan lebih produktif sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir,β kata Umar.
Menurut Umar, pembangunan KNMP juga diarahkan untuk meningkatkan produktivitas nelayan melalui modernisasi kapal dan optimalisasi wilayah penangkapan ikan yang selama ini belum terjangkau, dengan tetap memperhatikan aturan serta regulasi yang berlaku.
Seluruh pembangunan fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih di Bangkalan ditargetkan selesai pada Desember 2026. Setelah pembangunan rampung, fasilitas akan memasuki masa pemeliharaan selama enam bulan sebelum dilakukan serah terima.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap lima KNMP tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat sektor perikanan tangkap, meningkatkan produktivitas nelayan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Advertisement