SLB B Karya Mulia di Jalan A Yani, Surabaya, Diambil Alih Pemprov Jatim
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur resmi mengambil alih pengelolaan SLB B Karya Mulia yang ada di Jalan A Yani, Surabaya. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Senin 5 Januari 2025.
Khofifah mengatakan, bahwa pelimpahan pengelolaan ini merupakan gagasan dari pihak yayasan yang disampaikan kepada Pemprov Jatim. Melalui berbagai proses administrasi akhirnya proses pelimpahan pun terpenuhi.
Dengan kini dikelola oleh Pemprov Jatim, status SLB Karya Mulia kini menjadi sekolah negeri. "SLB B Karya Mulia ini menjadi negeri, SLB Negeri Karya Mulia. Jadi, kalau B itu berarti lengkap layanannya. SD, SMP, SMA untuk satu disabilitas," kata Khofifah usai peresmian.
Ia mengatakan, pemprov tengah serius menguatkan soft skill dan hard skill dari SLB yang ada di Jatim. Tak hanya SLB Karya Mulia, pemprov juga sudah melakukan renovasi dan revitalisasi tujuh SLB.
Di SLB Karya Mulia sendiri selain pendidikan, terdapat layanan research center untuk deteksi dini yang bekerja sama dengan RSUD dr Soetomo dan RS Islam.
Ia menjelaskan, masyarakat dapat memanfaatkan program deteksi dini. Misalnya, ada masalah alat bantu dengar dapat dicarikan solusinya, termasuk pelatihannya.
"Jadi semua bisa terdeteksi dan terantisipasi, termigrasi, sehingga layanan-layanan yang diberikan juga bisa lebih memberikan solusi," tuturnya.
Selain itu, melalui adanya SLB Karya Mulia ini diharapkan mampu membuat para disabilitas memiliki skill yang baik untuk melanjutkan mimpinya.
Serta, pemerintah juga berupaya untuk menyiapkan akses agar para disabilitas dapat diterima di dunia kerja. "Artinya apa, aksesibilitas itu menjadi penting. Sinergi menjadi penting, itulah tugas kita semua supaya akses mereka terhadap dunia kerja itu bisa ter-support karena pemerintah juga menyiapkan untuk itu," pungkasnya.