Rawan Kecelakaan, Wisatawan Bromo Dilarang Kendarai Motor Matik
Pasca kecelakaan lalu lintas di kawasan lereng atas Gunung Bromo langsung disikapi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo. Dishub memasang banner berisi larangan wisatawan mengendarai sepeda motor matik saat berkunjung ke Bromo.
Banner imbauan ini di antaranya bertuliskan, "Dihimbau untuk Tidak Menggunakan Motor Matik di Jalan Menurun Curam Demi Keselamatan Anda". Banner ditempatkan di beberapa titik seperti, depan Kantor Desa Ngadisari dan pintu gerbang ke Laut Pasir (Kaldera) Gunung Bromo di Dusun Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura.
"Pemasangan banner imbauan ini hasil rapat dari Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ), agar warga maupun pengunjung wisata Gunung Bromo tidak menggunakan motor matik lagi," kata Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo, Edy Suryanto, Jumat, 6 Juni 2025.
Edy menjelaskan, motor matik tidak dirancang untuk melintasi medan menanjak dan turunan tajam seperti di kawasan Bromo, khususnya via jalur Sukapura.
Dikatakan sistem pengereman dan traksi roda motor matik kurang stabil saat melintasi turunan panjang dan tikungan tajam. "Sehingga dapat membahayakan pengendaranya," ujarnya.
Pemasangan banner imbauan sengaja dilakukan Kamis malam karena mulai Jumat, 6 Juni 2025 hingga Minggu, 8 Juni 2025 memasuki libur akhir pekan (long weekend), juga bersamaan dengan Yadnya Kasada di kalangan warga Tengger.
Edy berharap, ada kesadaran dari pengunjung yang akan ke Bromo dengan tidak menggunakan motor matik sehingga dapat menekan angka kecelakaan akibat motor yang mengalami rem blong.
Seperti diketahui, kasus kecelakaan terakhir di jalan menurun ekstrem di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura terjadi pada Minggu, 1 Juni 2025 lalu.
Saat itu dipicu rem blong, dua perempuan warga Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo mengalami kecelakaan. Keduanya, Siti Aisyah, 38 tahun, warga Jalan Ikan Kakap dan Soviana, 27 tahun, warga Jalan Ikan Cumi-cumi, Kelurahan Mayangan, yang berboncengan motor matik tewas di lokasi kecelakaan.
Advertisement