Qunut Shalat Witir, Witir Disambung atau Pisah?
SETELAH tanggal 15 Ramadhan, biasanya Shalat Tarawih ada bacaan qunut. Khususnya, pada Shalat Witir. โMohon penjelasan soal dasar hukumnya. Dan apakah Shalat Witir itu disambung atau pisah?โ.
Demikian pertanyaan dari Mashuri, warga Manukan Tama, Surabaya, pada ngopibareng.id.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Ustad Maโruf Khozin, dari LBM NU Jatim, memberikan jawaban.
โSungguh telah diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib bahwa beliau tidak Qunut kecuali dalam separuh kedua bulan Ramadhan, dan beliau Qunut sesudah rukuk. Ini adalah pendapat sebagian ulama, diantaranya al-Syafii dan Ahmadโ (Sunan al-Tirmidzi, 2/309)
Lalu, soal witir dipisah atau disambung?
โRasulullah SAW salat malam dua rakaat dua rakaat, lalu witir 1 rakaatโ (HR at-Tirmidzi)ย
โInilah yang diamalkan oleh sebagian ulama diantara para Sahabat Nabi SAW dan Tabiin. Mereka berpendapat bahwa 2 rakaat dipisah dengan yang ketiga yaitu witir 1 rakaat. Ini adalah pendapat Malik, Syafii, Ahmad dan Ishaqโ. Demikian dalam Sunan al-Tirmidzi, 2/304. (adi)
Advertisement