Kenali BPJS SATU, Siap Bantu Peserta JKN di Rumah Sakit
Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak perlu bingung saat membutuhkan informasi atau mengalami kendala saat memperoleh pelayanan di rumah sakit. Selain tenaga kesehatan dan petugas rumah sakit, BPJS Kesehatan juga menghadirkan petugas BPJS SATU (BPJS Siap Membantu) yang dapat ditemui langsung di fasilitas kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi, Muhammad Masrur Ridwan, menjelaskan, kehadiran petugas BPJS SATU merupakan bagian dari upaya BPJS Kesehatan mendekatkan layanan kepada peserta. Petugas tersebut dapat membantu memberikan informasi serta menerima dan menindaklanjuti pengaduan peserta selama berada di rumah sakit.
βBPJS SATU hadir untuk membantu peserta mendapatkan informasi dan menyampaikan pengaduan ketika mengalami kendala dalam mengakses pelayanan JKN di rumah sakit. Peserta dapat menyampaikan kebutuhan atau kendalanya secara langsung kepada petugas sehingga dapat memperoleh penjelasan dan solusi sesuai ketentuan yang berlaku,β jelas Masrur, Jumat, 21 Agustus 2026.
Peserta dapat mengenali petugas BPJS SATU yang bertugas di rumah sakit melalui identitas khusus yang dikenakan. Peserta juga tidak perlu mencari nomor kontak pribadi petugas karena informasi mengenai nomor layanan dapat diperoleh melalui loket informasi di masing-masing rumah sakit serta poster BPJS SATU yang diletakan di fasilitas kesehatan.
βPeserta tidak perlu ragu untuk bertanya. Selain petugas BPJS SATU, di rumah sakit juga terdapat Petugas Pemberi Informasi dan Pengaduan (PIPP) yang siap membantu peserta terkait informasi maupun pengaduan pelayanan. Keduanya menjadi bagian dari upaya memastikan peserta mendapatkan informasi yang jelas ketika membutuhkan pelayanan,β terangnya.
Peserta JKN asal Kecamatan Srono, Banyuwangi, Mirna Ayu Ragil, mengatakan, dirinya baru pertama kali memanfaatkan layanan BPJS SATU sejak menjadi peserta JKN pada 2019. Dia memanfaatkan layanan BPJS SATU ketika anaknya yang berusia lima tahun membutuhkan kontrol setelah mengalami patah tulang akibat terjatuh.
Dijelaskanya, awalnya Mirna menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165 untuk menanyakan mekanisme antrean online. Sebab anaknya akan menjalani kontrol rawat jalan setelah tindakan patah tulang.
βPadahal antrean sudah saya daftarkan jauh-jauh hari, tetapi dua hari sebelum jadwal kontrol saya mendapat informasi adanya penundaan karena antrean penuh,β cerita Mirna.
Dari komunikasi tersebut, kendala yang dialaminya kemudian ditindaklanjuti oleh petugas BPJS SATU BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi. Mirna mengatakan petugas memberikan penjelasan mengenai kondisi yang dihadapinya sekaligus membantu memberikan solusi terkait perubahan jadwal kontrol.
βSaya merasa responsnya cepat dan informasinya jelas. Petugas juga sabar menjelaskan dan memberikan solusi. Tidak sampai tiga jam, masalah yang saya alami sudah mendapatkan jalan keluar,β ungkapnya.
Pengalaman tersebut membuat Mirna merasa terbantu dengan keberadaan petugas BPJS SATU. Menurutnya, kehadiran petugas yang dapat memberikan informasi secara langsung membuat peserta lebih mudah memahami layanan JKN ketika menghadapi kendala.
βHarapan saya pelayanan seperti ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan. Sistem layanan juga semoga terus diperbaiki sehingga kendala yang dialami peserta dapat dicegah sejak awal dan tidak berkembang menjadi keluhan,β pungkas Mirna.
Advertisement