Putra Terbaik Bangsa Lahir dari Muhammadiyah, Ini Penjelasannya
Sebuah fakta yang tak bisa dipungkiri, lanjutnya, jasa tokoh-tokoh Muhammadiyah dalam narasi sejarah perjalanan bangsa ini sangat besar dan luar biasa. “Siapa yang tak kenal dengan nama Jenderal Besar Sudirman, Ki Bagus Hadikusumo, KH Mas Mansur, Ir Juanda dan lainnya merupakan putra-puta terbaik bangsa yang lahir dari rahim Muhammadiyah,” kata Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah.
Dari semua fakta tersebut, Haedar menegaskan, sprit kebangsaan yang dimiliki Muhammadiyah itu tulus, ikhlas dan jujur. “Dan kejujuran dalam berbangsa itu, kata Haedar, tidak ubahnya seperti kita hidup berumahtangga, dimana cinta keluarga itu harus didasari oleh amar ma’ruf nahyi munkar yang seimbang,” tutur Haedar, dikutip ngopibareng.id, Kamis (7/12/2017).
Menurutnya, kalau amar ma’ruf terus tanpa nahyi munkar itu tidak baik, dimana implikasinya seketika ada problem besar bisa menjadi ancaman dalam kehidupan rumah tangga atau kehidupan berbangsa dan bernegara. Jadi kalu disatu sisi Muhammadiyah memberikan dukungan dan di sisi lain melontarkan kritikan, koreksi dan catatan, maka sesungguhnya itu merupan bentuk kasih sayang Muhammadiyah kepada negara yang ikut dilahirkannya, bukan karena yang lain.
Tapi kalau melulu nahyi munkar pun, Haedar menilai itu tidak baik dan justru lama kelamaan akan memunculkan dampak keretakan terhadap bangsa ini.
Sebelumnya, Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sumut, Prof Dr Hasyimsyah mengatakan, Umat Islam, khususnya jamaah Muhammadiyah tidak boleh berhenti menginfakkan harta yang dimiliki, termasuk ilmu dan diri sendiri.Dengan cara itulah umat Muhammadiyah bermanfaat bagi masyarakat.
Hadir dalam acara Resepsi Milad Muhammadiyah yang diadakan belum ini d Medan, sejumlah tokoh, seperti Wakil Gubernur Sumatera Utara Brigjen TNI (Purn) Dr. Nurhajizah Marpaung, Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof.Dr. Hasyimsyah Nasution, Rektor UMSU Dr Agussani MAP, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Se Sumut, Pimpinan Ortom Muhammadiyah se-Sumut dan ribuan warga Muhammadiyah kota Medan.
Sebelum acara Resepsi, di tempat yang sama PW Muhammadiyah juga telah menggelar acara Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) yang membahas sejumlah isu strategis yang akan dihadapi oleh Muhammadiyah dalam waktu dekat, seperti memberikan arahan tentang pilihan politik warga Muhammadiyah dalam Pilkada Sumut. (adi)