Peserta dari Berbagai Daerah Hingga Luar Negeri Ramaikan Tajemtra 2025, Tembus 15.171 Peserta
Festival Jalan Sehat Tanggul–Jember (Tajemtra) kembali digelar pada hari ini, Sabtu, 23 Agustus 2025. Kegiatan Tajemtra ke-48 kali ini diikuti oleh 15.171 peserta. Mereka tidak hanya berasal dari Jember, tapi juga dari sejumlah Provinsi bahkan luar negeri.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan, pendaftaran peserta Tajemtra dibuka di tujuh titik, sejak 15 Juli hingga tanggal 20 Agustus 2025. Hingga penutupan, tercatat ada 15.171 peserta yang mendaftar. Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah peserta Tajemtra 2025 lebih banyak. Pada Tajemtra 2024 lalu, peserta tercatat sebanyak 15.155 orang.
Edy merinci dari total 15.171 peserta terdiri atas 6.811 peserta pria dan 5.700 peserta wanita yang mengikuti kategori individu. Selain itu, terdapat 175 tim pria dan 41 tim wanita kategori umum, serta 14 tim pria dan 6 tim wanita dari sektor pendidikan.
Selain itu juga ada 300 delegasi kehormatan dari unsur Forkopimda, anggota dewan, pejabat dinas, camat, dan komunitas perempuan.
“Antusiasme masyarakat untuk mengikuti tajemtra tahun ini luar biasa. Tajemtra yang mengusung slogan Satukan Langkah Menuju Jember Baru, Jember Maju dikuti oleh 15.171 peserta,” katanya, Sabtu, 23 Agustus 2025.
Edy menambahkan, 15.171 peserta Tajemtra 2025 bukan hanya dari kalangan masyarakat Jember, tetapi berasal dari 13 kabupaten yang ada di Jawa Timur. Selain itu, juga ada peserta dari Bali, Jakarta, Bandung, Singkawang, dan Sumatera Barat.
Bahkan panitia mencatat ada 11 warga negara asing (WNA) Cina dan Pakistan. Dari 11 WNA tersebut, 10 di antaranya merupakan karyawan PT Imasco Asiatic yang berada di Kecamatan Puger.
Lebih jauh Edy menjelaskan, seluruh peserta Tajemtra diberangkatkan dari Alun-alun Tanggul oleh Bupati Jember Gus Fawait pada pukul 13.00 WIB. Peserta berjalan kaki menempuh jarak 30 Kilometer.
Untuk mengantisipasi ada peserta yang mengalami gangguan kesehatan, panitia telah menyiagakan tim medis dilengkapi mobil ambulans. Setiap satu Km terdapat petugas medis yang siaga.
Agar para peserta terhibur, panitia telah menyediakan panggung hiburan di balai desa dan kantor kecamatan yang dilalui peserta. Penampilan marching band Kormi juga turut memeriahkan Tajemtra 2025. Mereka melakukan pertunjukan di titik-titik strategis sepanjang perjalanan. Sehingga Tajemtra Ini bukan sekadar jalan sehat, tapi juga festival budaya yang mempererat kebersamaan.
“Festival Tajemtra ini bukan sekadar olahraga, melainkan juga ajang silaturahmi dan kebersamaan lintas komunitas,” pungkasnya.