Pertamina Bantah Larangan Mobil di Atas 1.400 CC Mengisi BBM Jenis Pertalile
Sepekan terakhir masyarakat pengguna mobil di atas 1.400 cc, termasuk Toyota Avanza, Daihatsu Terios hingga Wuling Cortez, resah akibat beredarnya isu di media soal tak boleh mengisi subsidi BBM Pertalite mulai 1 Juni 2026.
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dalam keterangan tertulis Minggu, 24 Mei 2026, membantah informasi yang meresahkan tersebut.
βInformasi mengenai daftar merek kendaraan tertentu yang termasuk tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar karena sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari pemerintah dan regulator,β kata Roberth MV Dumatubun.
Dia mengimbau warga agar tidak mudah percaya untuk ikut dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pertamina Patra Niaga, kata dia, bakal mengikuti kebijakan resmi pemerintah saat menjalankan mandat distribusi energi.
βSekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau Arahan dari pemerintah terkait Pertalite berdasarkan merek kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan,β tegas Roberth.
Kabar larangan berbagai model pembelian mobil Pertalite muncul di media sosial, salah satunya diunggah di TikTok pada Senin, 18 Mei 2026. Dalam deskripsi unggahan ditulis 20 mobil yang termasuk pelarangan isi Pertalite mulai 1 Juni 2026.
Mobil-mobil itu meliputi Toyota Avanza, Daihatsu Terios, Honda BR-V, Suzuki Ertiga, Wuling Cortez dan Chery Omoda 5.
Isu ini sebenarnya sudah beredar sejak tahun 2022, ketika pemerintah ingin merevisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.
Mobil di atas 1.400 cc dianggap seharusnya menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax, bukan Pertalite. Ini merupakan langkah-langkah penerapan subsidi BBM yang disebut agar tepat sasaran. Meski begitu aturan yang menyatakan demikian belum ada sampai sekarang.
Advertisement