Penerbangan Jember–Jakarta Mulai 10 September, Tiket Bisa Dibeli Offline dan Online
Bupati Jember, Muhammad Fawait memastikan penerbangan reguler rute Jember-Jakarta akan dimulai pada tanggal 10 September 2025 mendatang. Untuk sementara ini, masyarakat bisa membeli tiket pesawat ATR 72-500 dari Maskapai Fly Jaya secara offline di Bandara Notohadinegoro Jember dan Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.
Gus Fawait mengatakan, pasca soft launching pada tanggal 17 Agustus 2025 lalu, rencana penerbangan Jember - Jakarta mendapatkan respons positif dari masyarakat Jember maupun Jakarta. Banyak masyarakat yang bertanya mengenai pembelian tiket.
Gus Fawait menyampaikan bahwa tiket pesawat tersebut sudah bisa dipesan secara offline. Namun, masyarakat juga bisa memesan tiket tersebut secara online platform umum seperti Traveloka atau Tiket.com mulai tanggal 5 September 2025.
“Saat ini masih berproses agar masyarakat bisa memesan tiket secara online. Pada tanggal 5 September 2025 terkait pemesan tiket online akan disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono dan pihak Maskapai Fly Jaya,” katanya, Sabtu, 30 Agustus 2025.
Lebih jauh Gus Fawait mengatakan bahwa pihaknya optimis penerbangan Jember - Jakarta bisa berdampak signifikan bagi perkembangan Jember. Tak hanya dalam bidang investasi tetapi juga bidang pengembangan pariwisata.
“Pengaktifan kembali bandara Jember merupakan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan sektor pariwisata dan investasi daerah. Tidak ada cara branding pariwisata yang lebih efektif selain mempermudah akses menuju Jember. Adanya bandara ini adalah kuncinya," tegasnya.
Gus Fawait menambahkan bahwa dirinya sempat mendapatkan sindiran dari beberapa koleganya di Jakarta. Warga Jakarta pernah menyindir panjangnya perjalanan menuju Jember.
"Ada teman saya dari Jakarta bilang, dari Jakarta ke Jember waktunya mirip kayak Jakarta ke Hong Kong. Mereka lebih memilih ke luar negeri karena akses ke Jember terlalu sulit," ungkapnya.
Lebih jauh Gus Fawait menyampaikan harapan agar penerbangan Jember-Jakarta tidak hanya menjadi program sesaat. Gus Fawait meminta doa dan dukungan masyarakat agar bandara Jember aktif secara berkelanjutan dan bahkan membuka rute-rute baru menuju bandara yang ada di Indonesia.
"Kalau perlu nanti bukan cuma Jember–Jakarta, tapi juga ke kota-kota lain di seluruh Indonesia. Saya mohon doa agar ini bukan cuma wacana atau program sebentar, tapi benar-benar berkelanjutan," pungkasnya.