Pedagang Pasar Taman Didorong Go-Digital agar Mampu Bersaing di Era Online
Pedagang Pasar Taman, Sidoarjo, dinilai perlu segera beradaptasi dengan pola belanja masyarakat yang semakin digital. Hal itu menjadi penekanan Anggota DPR RI Komisi VII Dapil Jatim I Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono (BHS), saat melakukan kunjungan di pasar tersebut, Jumat, 28 November 2025.
Menurut BHS, pasar tradisional saat ini tidak hanya berhadapan dengan sesama pedagang, tetapi juga dengan platform belanja modern yang menawarkan kemudahan transaksi dan jangkauan tanpa batas. Karena itu, kemampuan digital menjadi syarat mutlak agar pedagang tetap mampu bersaing.
“Pedagang di sini banyak yang belum melek digital. Kalau tidak mulai belajar pemasaran online dan penggunaan teknologi, mereka akan tertinggal dari pasar modern,” ujar BHS.
Ia menilai transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan yang harus segera dipenuhi. Untuk mendukung proses tersebut, BHS berkomitmen menyediakan fasilitas wi-fi gratis serta mendorong adanya pelatihan pemasaran digital dan penggunaan gawai bagi para pedagang.
“Literasi digital ini harus dipercepat. Nanti akan ada pembinaan dan fasilitas internet gratis agar pedagang bisa mulai masuk ke platform online,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, BHS tetap menyoroti aspek keselamatan pasar setelah kebakaran berulang yang terjadi beberapa kali. Ia meminjamkan tiga unit pemadam portabel sembari meminta pengelola mempercepat pengisian ulang tabung pemadam yang kosong. Namun, ia menegaskan bahwa digitalisasi pedagang tak kalah penting dalam menjaga keberlangsungan ekonomi pasar.
Selain itu, BHS mendorong perbankan seperti BRI dan Bank Delta Artha untuk memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Akses modal, menurutnya, akan membantu pedagang memperkuat stok di masa lonjakan permintaan akhir tahun dan Lebaran.
“KUR BRI bisa sampai Rp200 juta tanpa agunan. Kebutuhan modal kecil seperti Rp10 juta pun tersedia tanpa agunan. Ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan usaha,” katanya.
Kepala Pasar Taman, Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas perhatian BHS. Ia menilai dorongan digitalisasi dan akses permodalan tersebut menjadi energi baru bagi pedagang untuk naik kelas dan tetap kompetitif.