Patroli Antisipasi Balap Liar, Polisi Amankan 13 Motor dan Puluhan Remaja di Jember
Patroli rutin yang dilakukan Satuan Samapta Polres Jember berhasil mengamankan 13 unit sepeda motor, di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates, Jember, Minggu dini hari, 25 Januari 2026. Selain itu, polisi juga mengamankan sekitar 20 pemuda yang diduga hendak melakukan aksi balap liar.
Kasatsamapta Polres Jember, AKP Heru Siswanto, mengatakan, patroli tersebut merupakan bagian dari kegiatan rutin kepolisian untuk mengantisipasi balap liar dan gangguan ketertiban umum, terutama pada akhir pekan.
Patroli dilakukan dengan menyisir sejumlah wilayah mulai dari Umbulsari, Bangsalsari, Rambipuji, hingga menuju pusat kota. Setelah menerima laporan dari masyarakat saat berada di wilayah Rambipuji, petugas segera bergerak menuju Jalan Gajah Mada.
“Ketika kami mendekati Jalan Gajah Mada, memang ada indikasi akan dilaksanakan balap liar. Di lokasi tersebut kami berhasil mengamankan kurang lebih 13 kendaraan,” katanya, Senin, 26 Januari 2026.
Heru menyebutkan, dari 13 sepeda motor yang diamankan, sebagian besar tidak dilengkapi pelat nomor dan telah dimodifikasi, termasuk menggunakan knalpot tidak standar atau brong.
Selain kendaraan, petugas juga mengamankan sekitar 20 pemuda yang berada di lokasi. Seluruhnya kemudian dibawa ke Mapolres Jember untuk dilakukan pendataan dan identifikasi awal. Seluruh pemilik kendaraan menuju polres dengan berjalan kaki sambil mendorong sepeda motor masing-masing.
Dari hasil pendataan, diketahui sebagian besar pemilik sepeda motor masih berusia di bawah umur dan berstatus pelajar.
“Dari 13 pemilik kendaraan itu, delapan anak masih berusia 16 sampai 17 tahun dan berasal dari Kecamatan Kalisat. Sisanya berasal dari Wuluhan, Gumukmas, Patrang, Rambipuji, dan Sumbersari,” lanjutnya.
Setelah proses identifikasi selesai, seluruh kendaraan beserta pemiliknya diserahkan kepada Satlantas Polres Jember untuk dilakukan penindakan sesuai aturan lalu lintas yang berlaku.
Heru menegaskan, patroli akan terus dilakukan secara rutin guna mencegah balap liar dan menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat.
“Kami akan terus melaksanakan patroli sebagai upaya pencegahan. Kami juga mengimbau kepada orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hari, karena risiko kecelakaan sangat besar dan yang dirugikan pertama adalah anak itu sendiri,” pungkasnya.