Marsda Fajar Adriyanto Dimakamkan di TPU Kota Probolinggo
Jenazah Marsda TNI (Anumerta) Fajar Adriyanto dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Monyetan, Jalan Bengawan Solo, Kelurahan Pohsangit Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Senin, 4 Agustus 2025 siang.
Suasana haru dan isak tangis mewarnai prosesi pemakaman prajurit TNI AU yang gugur dalam kecelakaan udara di Bogor, Jawa Barat, Minggu, 3 Agustus 2025 itu.
Jenazah Marsda Fajar tiba di TPU sekitar pukul 10.30 WIB. Jenazah diberangkatkan dari Lanud Abdulrahman Saleh, Malang dengan menggunakan mobil jenazah yang diikuti iring-iringan keluarga dan rekan almarhum di TNI AU.
Prosesi pemakaman dilakukan secara kedinasan. Dipimpin inspektur upacara Deputi Bidang Sarana dan Prasarana dan Sistem Komunikasi Pencarian Pertolongan BNPP, Marsda TNI Widyargo Ikoputra.
Jenazah dikebumikan di samping makam ayahnya, Kusindriyoto. Prosesi pemakaman diiringi isak tangis dari keluarga serta rekan almarhum di TNI AU. Bahkan Marsda Iko, panggilan akrab Marsda Widyargo Ikoputra terlihat meneteskan air mata saat memberikan sambutan.
"Saya tadi meneteskan air mata karena mengenang almarhum yang sama-sama menyelesaikan sekolah penerbang dan masuk ke Lanud Iswahjudi bersama-sama," ujar Marsda Iko.
Ia menilai, almarhum sosok yang peduli dengan teman dan potensi pengembangan kedirgantaraan di negeri ini.
Marsda Iko menerangkan, selain bersama-sama selama di Lanud Iswahjudi, Madiun, banyak kenangan bersama almarhum. Di antaranya, saat menjadi Taruna Akabri hingga sekolah penerbang.
Selama bertugas, banyak tanda jasa diraih perwira kelahiran tahun 1980 itu. Di antaranya, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya, Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun dan Satyalancana Dharma Dirgantara.
"Saya secara pribadi sangat berduka serta merasa kehilangan. Dan tentunya kehilangan juga dirasakan seluruh alumni 1992 baik TNI AU ataupun TNI/Polri," pungkasnya.
Sementara itu, anak asuh almarhum, Dian Lintang Beauty Permata Sari mengatakan, ayahnya sangat dekat dengan keluarga. termasuk anak-anak angkatnya di Putra-Putri Dirgantara Indonesia.
"Pesan almarhum yang saya ingat, agar selalu berbuat baik kepada sesama manusia," kata Dian.