Mangkrak Dua Tahun, Pembangunan Gedung Inspektorat Dilanjutkan
Sempat mangkrak sekitar dua tahun, pembangunan gedung Inspektorat Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo akan dilanjutkan pada tahun 2025. Pemkot Probolinggo sudah mencanangkan anggaran sekitar Rp 5 miliar untuk menyelesaikan proyek gedung di Jalan Mastrip itu.
Saat ini bangunan yang berhimpitan dengan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Probolinggo itu masih tampak kerangkanya. Bangunan terdiri tiga lantai, namun belum bertembok seluruhnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penatan Ruang, Perumahan dan Permukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo, Setiorini Sayekti membenarkan, kelanjutan pembangunan gedung yang sempat mangkrak itu. "Ya, mudah-mudahan pada tahun 2025 ini bisa dilanjutkan," ujarnya, Rabu, 9 April 2025.
Rini, panggilan akrab Setiorini Sayekti menjelaskan, awal pembangunan pada tahun 2023 Gedung Inspektorat dianggarkan Rp5 miliar. Namun, pekerjaan menggunakan APBD 2023 tersebut tidak sesuai target.
"Pembangunan dilanjutkan pada tahun 2024 dengan anggaran Rp2 miliar, tetapi tidak sesuai target," ujarnya.
Saat itu kontraktor PT. Vidicom dari Jakarta Timur hanya mampu menyelesaikan proyek fisik sekitar 48 persen. Akhirnya Pemkot Probolinggo memutus kontrak proyek tersebut.
Kemudian pada tahun 2025 ini, pengerjaan sudah berada di tahap review perencanaan pembangunan.
Pemkot Probolinggo memang sempat khawatir proyek Gedung Inspektorat terkena efisiensi anggaran (refocusing). "Ternyata tidak kena efisiensi anggaran, sehingga bisa dilanjutkan," kata Rini.
Jika pengerjaan sesuai target maka tahap selanjutnya adalah lelang tender. Tahap ini dijadwalkan pada bulan Mei. "Setelah itu pada bulan Juni diupayakan sudah mulai pembangunan fisik oleh pemenang lelang proyek ini," ucapnya.
Penyerahan (P1) ditargetkan pada bulan November 2025. "Kami berharap, mudah-mudahan tahun ini Gedung Inspektorat sudah bisa difungsikan," pungkas Rini.
Seperti diketahui, Pemkot Probolinggo bermaksud memindahkan Gedung Inspektorat yang semula di Jalan Hayam Wuruk ke bekas kantor Dispendukcapil di Jalan Mastrip.
Sementara semua pegawai Dispendukcapil telah diboyong ke Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jalan Basuki Rahmad.