Lantik 126 Kepsek di Bondowoso, Bupati Hamid Tegaskan Penataan Kepsek Terus Berlanjut
Sebanyak 126 kepala sekolah (kepsek) pada satuan pendidikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso resmi dilantik. Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan kepsek dilakukan Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, di Pendapa Raden Bagus Assra Bondowoso.
"Pelantikan 126 kepala sekolah ini untuk penataan kepemimpinan satuan pendidikan tingkat TK, SD, dan SMP Negeri di lingkungan Pemkab Bondowoso," kata Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Bondowoso, Taufan Restuanto, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Sebanyak 126 kepsek baru dilantik ini, lanjut dia, sebagian besar mengisi kekosongan jabatan yang sebelumnya dijabat pelaksana tugas (Plt) kepsek dan kepsek dimutasi. Sisanya, tenaga pendidik yang mendapat tugas baru sebagai kepsek definitif.
"Tenaga pendidik mendapat tugas baru sebagai kepala sekolah definitif jumlahnya 20 orang, terdiri dari 15 Kepala SD dan lima Kepala SMP Negeri," ujar mantan Staf Ahli Bupati Bondowoso itu.
Taufan Restuanto menjelaskan, khusus tenaga pendidik yang baru dilantik sebagai kepsek definitif tetap diwajibkan mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) calon kepsek.
"Diklat ini untuk memenuhi persyaratan administratif," jelasnya.
Setelah pelantikan 126 kepsek, menurut Taufan Restuanto, penataan dan penyegaran jabatan kepsek di satuan pendidikan Bondowoso terus berlanjut. Karena, Dispendik kembali mengajukan pelantikan puluhan kepsek baru yang telah mengikuti Diklat Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah (PKKS) selama 10 hari di Malang.
"Calon kepsek yang kembali diajukan pelantikan itu sebanyak 74 kepsek dari tingkat SD, SMP, dan TK. Ini untuk penataan dan penyegaran kepsek, terutama mengisi jabatan kepsek yang kosong dan dipimpin Plt," terangnya.
Sementara Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menegaskan, pelantikan 126 kepsek ini baru sebagian kecil dari keseluruhan kebutuhan penataan kepsek di Bondowoso. Karena, belum sepertiga dari total penataan kepsek TK, SD, dan SMP Negeri di lingkungan Dispendik Bondowoso.
"Karena itu, penataan kepsek terus berlanjut. Pemkab melalui Dispendik Bondowoso terus mencari figur yang tepat menduduki jabatan kepsek dengan mempertimbangkan kompetensi, persyaratan formal, dan penempatan disesuaikan zonasi," tegas Bupati Hamid
Orang nomor satu Pemkab Bondowoso ini berharap, kekosongan jabatan kepsek bisa dipenuhi secara bertahap. Mengingat, pada 2026 terdapat 130 SD Negeri, 12 SMP Negeri, dan lima TK Negeri masih dipimpin Plt Kepsek. "Dengan begitu, pengelolaan satuan pendidikan di Bondowoso dapat berjalan lebih optimal," harapnya.