Kontes Robot Indonesia 2026 Digelar di Unej, 28 Tim Berebut Tiket ke ABU Robocon Hong Kong
Universitas Jember (Unej) menjadi tuan rumah Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI) 2026, 9 hingga 12 Juli 2026. Kontes tersebut digelar untuk menyeleksi wakil Indonesia pada ajang ABU Robocon 2026 di Hong Kong, Agustus mendatang.
Sebanyak 28 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia bersaing memperebutkan tiket menuju kompetisi robot tingkat Asia Pasifik tersebut.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember, Fendi Setyawan, mengatakan, KRAI 2026 merupakan salah satu agenda awal Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), untuk menyiapkan tim terbaik yang akan membawa nama Indonesia di tingkat internasional.
Sebelum memasuki babak final, sebanyak 40 tim dari berbagai perguruan tinggi mengikuti seleksi secara daring melalui penilaian desain dan dokumen teknis robot. Dari proses tersebut, hanya 28 tim yang dinyatakan lolos dan berhak bertanding di Universitas Jember.
"Awalnya ada sekitar 40 tim yang mengikuti seleksi daring. Setelah melalui proses penilaian, terpilih 28 tim yang hadir pada babak final di Universitas Jember. Kompetisi ini cukup kompetitif karena diikuti perguruan tinggi negeri, swasta, hingga politeknik," kata Fendi Styawan saat konferensi pers, Sabtu, 11 Juli 2026.
Fendi menjelaskan persiapan penyelenggaraan KRAI 2026 telah dilakukan sejak April hingga Mei 2026. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Jember menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan talenta mahasiswa di bidang robotika sekaligus memperkuat ekosistem riset dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi.
Sementara itu, Penanggung Jawab Program Peningkatan Kesejahteraan Mahasiswa Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti Kemendiktisaintek, Yunita Priyoningsih, mengatakan KRAI merupakan program tahunan yang menjadi bagian dari pembinaan talenta unggul mahasiswa di bidang robotika.
Juara KRAI 2026 nantinya akan kembali mewakili Indonesia pada ajang ABU Robocon 2026 di Hong Kong. Penyelenggaraan kompetisi tahun ini juga merupakan hasil kolaborasi antara Kemendiktisaintek dan Universitas Jember melalui skema co-funding atau pendanaan bersama.
"Ini merupakan komitmen kementerian untuk membina talenta-talenta unggul di perguruan tinggi agar mampu berpartisipasi dalam persaingan global melalui kompetisi internasional," ujarnya.
Yunita menambahkan, pada tahap penyisihan KRI 2026 diikuti 40 tim dari berbagai wilayah di Indonesia. Babak final mempertemukan 28 tim yang berasal dari Sumatra, Jawa, Sulawesi hingga Universitas Sam Ratulangi, Manado. Menurutnya, capaian mahasiswa dalam KRI juga menjadi salah satu indikator kinerja perguruan tinggi.
Dewan juri KRAI, Benyamin Kusuma Putro, menjelaskan kompetisi robot tidak hanya menguji kemampuan merancang robot, tetapi juga kemampuan pemrograman, pemecahan masalah, kerja sama tim, serta kemampuan mengendalikan robot dalam kondisi pertandingan yang sesungguhnya.
Pada KRI 2026, setiap tim ditantang mengembangkan dua robot yang saling bekerja sama. Satu robot bergerak secara otonom, sedangkan robot lainnya dikendalikan operator. Keduanya harus berkoordinasi untuk menyusun balok sekaligus menghambat strategi lawan sesuai tema yang akan dipertandingkan pada ABU Robocon tahun ini.
"Persaingan di tingkat internasional semakin ketat. Tim-tim dari Tiongkok, Vietnam, Hong Kong, dan Jepang menjadi kompetitor yang kuat. Karena itu kami berharap dapat memilih tim terbaik untuk mewakili Indonesia di ABU Robocon," katanya.
Menurut Amin, kompetisi robot juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan teknis dan soft skills, seperti berpikir kritis, bekerja dalam tim, serta mengambil keputusan di bawah tekanan. Kemampuan tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam pengembangan teknologi otomasi yang kini semakin banyak diterapkan di dunia industri.
Kontes Robot Indonesia 2026 di Universitas Jember dijadwalkan berlangsung hingga 12 Juli 2026. Tim terbaik akan ditetapkan sebagai wakil Indonesia pada ABU Robocon 2026 di Hong Kong dan diharapkan mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dari negara-negara Asia Pasifik.