Karyawan Dapur MBG di Jember Dibacok Saat Pertahankan Motor, Empat Pelaku Kabur
Aksi perampokan disertai kekerasan brutal terjadi di Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, Senin, 06 April 2026 dini hari. Seorang pegawai dapur MBG menjadi korban pembacokan saat berusaha menggagalkan pencurian sepeda motor miliknya.
Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 02.57 WIB di halaman Dapur SPPG Tanwirul Ulum, Dusun Krajan, Desa Umbulsari. Polisi menerima laporan warga beberapa menit kemudian, sekitar pukul 03.15 WIB.
Kapolsek Umbulsari AKP Setiyono Budi menegaskan, kasus ini merupakan tindak pidana pencurian yang disertai kekerasan yang menyebabkan korban mengalami luka serius.
“Korban mengalami luka bacok di bagian lengan kanan dan kiri akibat serangan pelaku saat mempertahankan kendaraan,” ujarnya, Selasa, 7 April 2026.
Korban, bernama Trias Tika Yulia Ningrum, 26 tahun, diketahui baru tiba di tempat kerja dan memarkir sepeda motor dalam kondisi terkunci setir. Namun situasi berubah cepat saat ia kembali ke parkiran untuk mengambil barang. Sepeda motor miliknya sudah dalam keadaan menyala dan hendak dibawa kabur. Tanpa ragu, korban berusaha mempertahankan kendaraannya hingga terjadi aksi tarik-menarik dengan pelaku.
“Korban berteriak minta tolong. Saat itulah pelaku lain masuk dan langsung membacok korban menggunakan clurit,” katanya.
Serangan itu terjadi di depan area kerja yang seharusnya aman, menunjukkan pelaku beraksi nekat dan terorganisir. Bahkan, jumlah pelaku diperkirakan mencapai empat orang.
Warga yang berdatangan membuat para pelaku panik dan melarikan diri tanpa hasil. Sepeda motor korban ditinggalkan di lokasi, namun korban harus menanggung luka serius akibat aksi kekerasan tersebut. Korban kini menjalani perawatan di Puskesmas Umbulsari akibat luka bacok di kedua lengannya.
Polisi telah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor korban dan rekaman CCTV di sekitar lokasi. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk mengungkap identitas pelaku.
“Pelaku masih dalam lidik. Kami terus melakukan penyelidikan dan pengejaran,” pungkasnya.