Kafilah MTQ Mojokerto ke Jember, Diminta Jaga Kesehatan dan Hafalan
Walikota Mojokerto Ika Puspitasari memberikan pesan khusus kepada kafilah Musabaqah Tilawatil Qurβan (MTQ) Kota Mojokerto yang berangkat ke Jember. Ia menekankan agar perjalanan ke MTQ Jawa Timur ke-31 tidak hanya dipandang sebagai ajang meraih prestasi, tetapi juga sebagai latihan kesabaran dan penguatan iman.
βKesehatan adalah modal utama. Anak-anak yang masih kecil harus benar-benar dijaga. Jangan ragu beristirahat jika lelah, dan teruslah berdoa sambil memperkuat hafalan,β ujar Ning Ita, sapaan akrabnya.
Rombongan kafilah Mojokerto berjumlah 44 orang, terdiri dari 16 peserta dan 28 pendamping. Mereka akan tampil dalam 13 cabang lomba, mulai dari tilawah, tahfidz, qiraat hingga tafsir Al-Qurβan, pada 11β21 September 2025 di Kabupaten Jember.
Ning Ita menegaskan, MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum untuk menghidupkan nilai-nilai Al-Qurβan dalam kehidupan sehari-hari.
βPrestasi itu penting, tapi yang lebih utama adalah pengamalan Al-Qurβan. SDM kita tidak cukup hanya cerdas, tetapi juga harus berakhlak,β tandasnya.
Kafilah Mojokerto pun mengemban dua misi: berjuang meraih prestasi sekaligus membawa pulang semangat agar generasi muda makin dekat dengan Al-Qurβan.
Advertisement