JLU Kota Probolinggo Kembali Rusak, Bahayakan Pengguna Jalan
Jalan Lingkar Utara (JLU) Kota Probolinggo kembali rusak. Sehingga membahayakan pengguna jalan. Warga Probolinggo pun mendesak Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa secepatnya memperbaiki jalan nasional itu.
"Tolong Bu Gubernur, JLU Probolinggo diperbaiki, sudah memakan korban, warga kami terperosok ke dalam jalan berlubang sehingga dirawat di rumah sakit," ujar Dodit Jokowinarno, Ketua RW X, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Minggu, 24 Agustus 2025.
Dodit menceritakan, Taslim Pranata, warga RW X, Kelurahan Mangunharjo mengalami kecelakaan di JLU pada Kamis, 21 Agustus 2025, lalu. Sepeda motor yang dinaiki Taslim terjerembab ke dalam lubang di JLU.
"Warga saya mengalami robek pada kaki kirinya. Ia sempat dirawat di RSUD Kota Probolinggo sehari, kemudian dibawa ke sangkal putung," ujar Dodit.
Di sisi lain, Dodit mendapatkan informasi, Gubernur berjanji secepatnya memperbaiki jalan nasional yang rusak dalam waktu 2x24 jam.
"Tolong sampaikan ke Bu Gubernur, JLU secepatnya diperbaiki," kata Dodit.
Jalan rigid beton itu berkali-kali rusak. Padahal jalan tersebut merupakan jalan akses pelabuhan.
Seperti diketahui, JLU tersambung ke tiga pelabuhan di Kota Probolinggo yakni, Pelabuhan Tanjung Tembaga, Pelabuhan Perikanan Pantai, dan Pelabuhan Delta Arta Bahari Nusantara (DABN).
JLU terdiri atas ruas Jalan Anggrek dan Jalan Raden Wijaya. Hampir setiap tahun JLU mengalami kerusakan terutama di musim hujan. Jalan rigid beton (cor) itu bergelombang, berlubang, dan penuh kubangan.
"JLU sangat membahayakan terutama terhadap pengendara motor karena ban motor rawan selip dan terjebak jalan berlubang," kata Didik, warga Mangunharjo.
Kerusakan JLU semakin menghambat pengguna jalan karena bahu jalan sering dipakai parkir truk-truk besar.