Jelang Nataru, Terminal Purabaya Tingkatkan Ramp Check dan Layanan kesehatan
Menjelang lonjakan mobilitas masyarakat pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pengelola Terminal Tipe A Purabaya, Bungurasih, memperketat standar keselamatan dan pelayanan angkutan penumpang. Sejumlah langkah preventif dilakukan guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan nyaman.
Salah satu fokus utama adalah pemeriksaan kelaikan armada atau ramp check terhadap bus pariwisata maupun angkutan umum. Pemeriksaan tersebut telah dimulai sejak pertengahan November dan dilakukan secara menyeluruh, baik di dalam area terminal maupun di sekitarnya.
Pelaksana Harian (Plh.) Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purabaya, Verie Sugiharto, menyampaikan ramp check merupakan langkah awal untuk meminimalkan risiko kecelakaan selama periode padat penumpang.
“Sejak 16 hingga 17 November, kami sudah terlibat aktif dalam ramp check bus pariwisata dan angkutan umum. Tujuannya memastikan armada benar-benar layak sebelum beroperasi melayani masyarakat,” ujar Verie, Senin 15 Desember 2025.
Tak hanya armada, faktor keselamatan pengemudi dan penumpang juga menjadi perhatian. Terminal Purabaya bekerja sama dengan instansi terkait menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi kru bus dan pengunjung terminal.
“Pemeriksaan kesehatan ini bagian dari upaya menjaga kondisi fisik pengemudi agar tetap prima selama perjalanan jauh, sekaligus memberi rasa aman bagi penumpang,” jelasnya.
Verie menegaskan, pengecekan kelaikan kendaraan dilakukan secara rutin setiap hari. Jika ditemukan pelanggaran atau potensi bahaya, petugas akan langsung melakukan penindakan sesuai prosedur.
“Evaluasi armada kami lakukan setiap hari. Sampai saat ini kondisi masih tergolong aman dan layak jalan,” katanya.
Untuk mendukung pelayanan selama Nataru, posko terpadu direncanakan mulai beroperasi sekitar 20 Desember 2025. Posko tersebut akan melibatkan unsur kepolisian serta instansi terkait lainnya, dengan pengamanan terkoordinasi melalui Polres setempat.
Lonjakan penumpang yang berpotensi memicu kepadatan lalu lintas juga telah diantisipasi. Pihak terminal menyiapkan skema rekayasa arus kendaraan di sekitar kawasan Terminal Purabaya, termasuk opsi pemberlakuan sistem satu arah pada waktu tertentu.
“Kepadatan pasti ada di hari-hari tertentu. Jika diperlukan, kami siapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan,” ungkap Verie.
Berdasarkan proyeksi pengelola, puncak arus keberangkatan diperkirakan terjadi pada 24 hingga 26 Desember, sementara arus balik diprediksi berlangsung pada 3 hingga 4 Januari 2026. Untuk mengantisipasi hal tersebut, perusahaan otobus (PO) menyiapkan tambahan armada sekitar 20 hingga 30 persen dari kapasitas normal.
Dari sisi fasilitas, Terminal Purabaya juga menambah sarana pendukung demi kenyamanan penumpang. Selain toilet permanen yang telah beroperasi, pengelola menyiapkan tambahan toilet portable untuk mengantisipasi lonjakan pengguna.
“Empat toilet portable akan disiapkan, sehingga totalnya sekitar enam unit, sama seperti tahun sebelumnya,” pungkasnya.
Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Terminal Tipe A Purabaya optimistis dapat memberikan pelayanan transportasi publik yang aman, lancar, dan nyaman selama momentum libur Natal dan Tahun Baru.