Imbas Longsor, 420 KK di Botolinggo Bondowoso Kesulitan Air Bersih
Sebanyak 420 kepala keluarga (KK) di Desa Klekean, Kecamatan Botolinggo, Bondowoso, mengalami kesulitan air bersih.
Kejadian ini imbas tanah longsor merusak bangunan penampungan air bersih dan pipa utama penyalur air bersih ke rumah warg.
Adapun terjadinya tanah longsor akibat hujan deras menerjang wilayah Kecamatan Botolinggo sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026.
Tanah longsor terjadi pertama kali Rabu 31 Desember 2025 malam dan terjadi longsor susulan hingga yang ketiga, Sabtu 3 Januari 2026.
"Tanah longsor beberapa kali itu akhirnya menyebabkan bangunan broncaptering dan pipa utama penyalur air bersih rusak. Sehingga, distribusi air bersih ke rumah-rumah tersendat dan akibatnya warga kesulitan air bersih," kata Kepala Desa Klekean, Kecamatan Botolinggo, Sulatis, Senin 5 Januari 2026.
Sementara untuk mendapatkan air bersih, lanjut Kades Sulatis, warga terpaksa harus ke dapatkan dari lokasi sumber mata air di kawasan hutan. Jaraknya cukup jauh dan sulit dijangkau.
Selain itu, warga harus menggunakan sepeda motor trail ke desa tetangga dulu, dilanjutkan jalan kaki menyusuri tebing sejauh sekitar 6 kilometer.
"Karena itu, warga memilih mengambil air bersih sumur bor masjid berjarak satu kilometer. Sedang untuk mandi serta mencuci memanfaatkan kejernihan air sungai dan air hujan yang ditampung dengan tangan drum atau timba," ujarnya.
Plt. Kepala BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengatakan, bangunan broncaptering rusak diterjang tanah longsor di Desa Klekean, Kecamatan Botolinggo berukuran 14 meter x 6 meter. Jaringan pipa tersebut dibangun pemerintah pusat pada 2009. Tanah longsor juga merusak pipa utama penyalur air bersih sepanjang ratusan meter.
"akibat rusaknya bangunan broncaptering dan pipa utama penyalur air bersitu, ratusan KK kesulitan air bersih.Karena distribusi air bersih dari broncaptering tersendat," terangnya.
BPBD Bondowoso, menurut dia, sudah terjun langsung meninjau bangunan broncaptering yang rusak diterjang longsoran tanah dan batu. Peninjauan untuk untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan dan langkah perbaikan yang diperlukan.
"BPBD Bondowoso juga memberikan bantuan tandon dan menyalurkan bantuan air bersih sejak Minggu 4 Januari 2026 untuk membantu 420 KK di enam Dusun, Desa Klekean, Kecamatan Botolinggo yang mengalami kesulitan air bersih," jelas pria yang juga Sekretaris BPBD Bondowoso itu.
Berdasarkan data BPBD Bondowoso, enam Dusun di Desa Klekean, Kecamatan Botolinggo mengalami kesulitan air bersih. Di antaranya, Dusun Klekean, Banteng, Banteng Lor, Banteng Kidul, Plampang, dan Sumberwaru. Di Dusun Klekean 80 KK, Dusun Banteng 70 KK, Dusun Banteng Lor 60 KK, Dusun Banteng Kidul 90 KK, Dusun Plampang 90 KK, dan Dusun Sumberwaru 30 KK.