Hutan Jati di Perbatasan Situbondo dan Bondowoso Terbakar Capai 4 Hektare
Hutan jati di kawasan Jalan Raya Arak-Arak Wringin Bondowoso terbakar. Api membakar seluas sekitar empat hektare hutan jati berlokasi di Desa Sumbercanting, Kecamatan Wringin, Bondowoso dan Desa Gunung Malang, Kecamatan Suboh, Situbondo ini.
Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Timbul Surjanto, mengatakan, hutan jati seluas sekitar 4 hektare di perbatasan Bondowoso dan Situbondo terbakar mulai Minggu 2 Agustus 2026 sore sekitar pukul 18.00 WIB.
Api cepat berkobar dan merembet, akibat banyaknya tumpukan daun jati kering di kawasan hutan jati RPH Mlandingan, BKPH Panarukan milik Perhutani KPH Bondowoso ini.
"Untungnya, lokasi hutan jati terbakar jauh dari permukiman warga. Sehingga, tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka akibat kebakaran hutan jati seluas sekitar 4 hektare ini," kata Timbul, Senin 3 Agustus 2026.
Proses pemadaman api, menurut dia, melibatkan kolaborasi lintas instansi dan daerah. Yakni, anggora Tim Reaksi Cepat (TRC) bangunan BPBD Situbondo dan Bondowoso, Damkar Situbondo dan Bondowoso, Perhutani KPH Bondowoso, Polres Situbondo dan Bondowoso, Kodim Situbondo dan Bondowoso, serta Tagana Dinsos Situbondo.
"Proses pemadaman api melibatkan lintas instansi dan daerah, karena api terus berkobar akibat angin bertiup kencang. Namun, api mulai bisa dipadamkan Minggu malam dan Senin pagi titik api benar-benar padam setelah dilakukan pembasahan," ujarnya.
Namun, Timbul tetap mengimbau masyarakat dan pengguna jalan yang melintas Jalan Raya Arak-Arak Wringin tidak membuang puntung rokok sembarangan. Selain itu, tidak membuat nyala api terbuka di pinggir Jalan Raya Arak-Arak Wringin..
"Itu karena, kawasan hutan jati di sepanjang Jalan Raya Arak-Arak Wringin masih banyak daun jati kering yang mudah terbakar. Terlebih lagi, musim kemarau panjang saat ini berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan," jelasnya