Harga Plastik Melonjak, PDIP Jember Turun ke Pasar Bagikan 1.000 Tas Belanja
Lonjakan harga plastik yang dipicu eskalasi konflik Iran melawan Amerika Serikat dan Israel mulai berdampak hingga ke pasar tradisional. Merespons kondisi tersebut, PDI Perjuangan Kabupaten Jember membagikan lebih dari 1.000 tas belanja kepada masyarakat di tiga pasar.
Ketua DPC PDIP Jember, Widarto mengatakan pihaknya menggelar aksi sosial dengan membagikan tas belanja kepada masyarakat di Pasar Arjasa, Pasar Kepatihan, dan Pasar Puger.
Kegiatan tersebut menyasar para pedagang dan pembeli, khususnya ibu rumah tangga yang selama ini bergantung pada kantong plastik untuk aktivitas belanja harian.
Langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran partai di tengah kesulitan masyarakat yang kini harus menghadapi kenaikan harga plastik. “Partai hadir di tengah kesulitan rakyat, terutama ibu-ibu yang sekarang merasakan langsung kenaikan harga plastik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lonjakan harga plastik tidak lepas dari faktor global, terutama konflik geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada pasokan bahan baku berbasis minyak bumi.
Kondisi tersebut menyebabkan harga plastik di pasaran meningkat tajam dan mulai membebani pedagang maupun konsumen di pasar tradisional.
Widarto menilai, situasi ini menjadi bukti bahwa dampak konflik internasional kini sudah dirasakan hingga level masyarakat bawah. “Ini bukan sekadar persoalan lokal, tapi dampak global yang sampai ke pasar tradisional,” tegasnya.
Melalui pembagian tas belanja, PDIP Jember juga ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat agar tidak lagi bergantung pada plastik sekali pakai.
Tas belanja yang dibagikan diharapkan dapat digunakan berulang kali sehingga membantu mengurangi pengeluaran sekaligus menekan penggunaan plastik.
Menurut Widarto, momentum kenaikan harga plastik harus dimanfaatkan sebagai titik balik untuk membangun kebiasaan yang lebih ramah lingkungan. “Ini momentum untuk mengurangi penggunaan plastik dan beralih ke tas yang bisa dipakai berkali-kali,” lanjutnya.
Sementara itu, Yuniati, salah satu pengunjung Pasar Kepatihan mengapresiasi gerakan yang dilakukan PDIP Jember. Selain membantu masyarakat di tengah lonjakan harga plastik, gerakan berbagi tas belanja non plastik juga dapat mengurangi sampah plastik.
“Ini gerakan positif yang juga akan berdampak pada pengurangan sampah plastik. Karena tas belanja ini bisa dipakai berkali-kali," ungkapnya.