Gudang Snack di Panarukan Situbondo Terbakar, Kerugian Capai Rp1,6 Miliar
Gudang makanan ringan atau snack di Situbondo, Jawa Timur, terbakar, Jumat, 19 Desember 2025. Kebakaran gudang milik Heri Susanto, warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan yang disewa PT Semestanustra Distrindo ini mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai Rp1,6 miliar.
Lokasi gudang snack terbakar itu di Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan, Situbondo. Seluruh snack yang disimpan dalam gudang ludes terbakar. Begitu juga bangunan gudang berukuran luas 36 meter x 12 meter hangus dan rusak parah dilalap api.
Kebakaran gudang snack terjadi saat aktivitas karyawan PT Semestanustra Distrindo tengah berlangsung. Berawal sejumlah karyawan masuk gudang mencium bau bakaran saat hendak briefing pagi dan melihat api menyala berasal dari dalam gudang barang.
"Karyawan berusaha menyelamatkan barang-barang termasuk snack dan memadamkan api menggunakan APAR, tapi ada dalam gudang terbakar. Sehingga, api makin membesar dan kami tidak mampu memadamkan," kata Manager Gudang PT Semestanustra Distrindo, Zainul, Jumat, 19 Desember 2025.
Melihat api semakin berkobar membakar gudang, beberapa karyawan menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Situbondo. Tiga unit mobil Damkar Situbondo langsung datang ke lokasi kebakaran gudang memadamkan kobaran api.
"Kebakaran gudang terjadi Jumat pagi sekitar pukul 08.30 WIB akhirnya bisa dipadamkan anggota Damkar Situbondo menggunakan tiga unit mobil Damkar selama hampir lima jam. Seluruh snack ludes terbakar dan bangunan gudang hangus rusak parah," ujar Zainul.
Ia mengungkapkan, belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran gudang snack itu. Namun, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik, karena api pertama kali diketahui muncul dari bagian atas gudang barang.
"Iri dugaan sementara penyebab kebakaran dari kami. Untuk penyebab pastinya, biarlah nanti kepolisian yang menyelidikinya. Kalau kerugian sekitar Rp1,6 miliar dengan rincian stok snack ludes terbakar sekitar Rp900 juta dan bangunan rusak terbakar sekitar Rp700 juta," ungkap Zainul.
Sementara Kapolsek Panarukan Situbondo, Iptu Harsono, mengatakan, polisi akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran gudang snack tersebut. Selain memeriksa lokasi gudang terbakar, juga akan meminta keterangan sejumlah karyawan.
"Lokasi gudang terbakar sudah kita pasang pengamanan police line. Dari penyelidikan sementara dan keterangan beberapa karyawan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik," kata Iptu Harsono.