Film 'Malam 3 Yasinan', Film Horor Dengan Intrik yang Rumit
Sebuah film bergenre horor akan tayang pada 8 Januari 2026. Film berjudul Malam 3 Yasinan ini tidak hanya menyajikan adegan mencekam dan menakutkan, tetapi juga konflik keluarga yang kerap terjadi dalam masyarakat. Ada sederet bintang tenar dalam film garapan Yannie Sukarya ini seperti Wulan Guritno, Hamish Daud hingga Piet Pagau. Selain itu juga menggali sisi psikologis manusia.
Menurut salah satu produsernya, Helfi Kardit, penggarapan naskah melalui pendalaman karakter yang serius. Salah satunya adalah dinamika konflik keluarga yang kerap terjadi di masyarakat yang menjadi latar belakang film ini. . "Karakter manusia itu hanya baik dan buruk. Tetapi kadang yang baik pun belum tentu baik untuk orang lain," kata Helfi Minggu 21 Desember 2025 di Jakarta.
Menurutnya salah satu pendalaman dan tantangan paling penting dalam film ini adalah menemukan karakter tokoh Opa. "Nah setelah Setelah karakter Opa ketemu, karakter lain lebih gampang dikembangkan," tambahnya.
Helfi melanjutkan bahwa karakter Opa di film ini adalah representasi orang tua yang merasa mempunyai banyak pengalaman dari pada yang lain. Untuk itu dirinya merasa berhak menentukan jalan hidup anggota keluarga lainnya. "Kisah ini pengalaman pribadi, gue adalah kakak yang sangat otoriter pada adik gue," ungkap Helvi. Maka lewat film malam 3 Yasinan ini, Helfi ingin menyampaikan pesan kepada penonton bahwa kekhawatiran orang tua, kakek, atau kakak terhadap generasi selanjutnya adalah hal yang manusiawi. "Tujuan kita baik, apa yang kita pikirkan baik, tapi belum tentu baik untuk generasi berikutnya," tambahnya.
Sementara itu Yannie Sukarya menyebut proses pembuatan film melalui diskusi yang panjang. Yannie menyebut bahwa cerita film itu bermula dari mimpinya yang kemudian berdiskusi dengan Helfi dan ternyata cocok untuk jadi sebuah judul film. Selain itu Yannie juga bercerita kepada Amanda dan Wulan Guritno dan ternyata mendapatkan respon positif. Kemudian meraka bersama-sama mengembangkan cerita tersebut hingga akhirnya menjadi sebuah film.
Film 3 Yasinan' adalah hasil kolaborasi Alkimia Production dan Hell Road Films. Sementara Wulan Guritno yang juga salah satu produser film ini menyebut film Malam 3 Yasinan tidak tak hanya menyuguhkan ketakutan dari karakter hantunya saja, tetapi adalah ketakutan dari rasa bersalah menyimpan dosa. "Penonton akan diajak masuk menutupi dosa obsesi akan keserakahan dan pencitraan yang akhirnya menyesatkan.
Kita membawa penonton masuk ke dalam Konglomerat pemilik pabrik gula ditahun 80-an bagaimana dia mendikte Anak cucunya," kata Wulan. Wulan menambahkan film Malam 3 Yasinan itu dapat menambah warna baru dalam perfilman horor di Indonesia. "Sebenarnya, ini kerinduan kita akan film horor klasik yang bikin penasaran dan penuh dengan intrik," ungkapnya.
Sinopsis Film
Film 'Malam 3 Yasinan' mengisahkan teror supranatural di keluarga konglomerat pemilik pabrik gula tahun 1980-an, setelah kematian mendadak salah satu cucu kembar, Sara (Shaloom Razade). Samira (Shaloom Razade), shock dapat kabar kematian saudara kembarnya Sara (Shaloom Razade) yang sangat mendadak dan juga mengguncang keluarga besar Djoyodiredjo, keluarga besar kaya raya pengusaha gula tahun 1980an, pengusaha gula kaya raya ini adalah Opa Hendra Djoyodiredjo (Piet Pagau).
Samira yang tinggal jauh dari rumah keluarganya, segera menuju kediaman Djoyodiredjo. Tidak seperti Sara, yang selalu berada di tengah keluarga besar, Samira memilih menjauh karena lelah dengan tuntutan kesempurnaan yang mengikat keluarga mereka dan konflik warisan antara para istri Ari (Baim Wong) anak laki-laki satu satunya Opa Hendra. Ari juga Papanya Sara dan Samira.
Di dalam rumah besar dan megah, Opa Hendra tinggal bersama putrinya, Lily (Janna Soekasah) dan suaminya Baskara (Hamish Daud) seorang perwira polisi. Ada juga Lana (Amanda Gratiana) dan Layla (Wulan Guritno), para istri dari Ariāanak Opa Hendra. Di rumah itu juga ada Sena (Farhan Rasyid), Ari mempunyai 3 orang anak yaitu Sena, Sara dan Samira dari 2 istri Lana dan Layla yang berkonflik warisan. Pada hari pertama malam yasinan, terjadi sebuah teror mengerikan yang mengungkap rahasia keluarga Opa Hendra yang di sembunyikan.
Penulis: Nurul Huda