Dua Hal Penting Bukti Perbedaan Dalil di Internal Ulama Salafi
Para ustaz Salafi di Indonesia hanya mengajarkan hasil ijtihad Ulama mereka yang 'porsi jadi', ini bidah dan itu sunah.
"Saya yakin sebenarnya mereka pernah mempelajari metode pengambilan hukum dari dalil. Tapi ya gitu lah, namanya pengikut sudah pasti menyalahkan orang lain," tutur Ust Muhammad Ma'ruf Khozin, Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur.
"Baiklah. Saya beritahukan kepada pengikut Salafi bagaimana internal ulama mereka terjadi beda pendapat dalam ijtihad".
Metode ijtihad itu seperti:
1. Mengambil zahir hadis
2. Mengungkap makna dalam hadis
3. Menerima sisi kedaifan hadis atau menolaknya.
Dua Hal Penting
Sebenarnya banyak lagi dalam Ushul Fiqh, tapi kita ambil tiga saja untuk memudahkan dengan contoh berikut:
1. Sedekah Makanan untuk Keluarga Yang Wafat
Hadis ini terdapat dalam riwayat Bukhari dan Muslim, bahwa Nabi bersedekah daging kambing kepada teman-teman Khadijah.
Dari hadis ini Syekh Soleh Fauzan memberi kesimpulan:
ููุงูู ุงููููุจูููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ููููุนููููู ู ููู ุฐูุจูุญู ุงูุฐููุจูููุญูุฉู ููุงูุชููุตูุฏูููู ุจูููุง ุนููู ุฎูุฏูููุฌูุฉู ุฑูุถููู ุงูููู ุนูููููุง ุจูุนูุฏู ููููุงุชูููุง ููููุงูู: ุทูุจูุนูุง ููุฐูุง ู ููู ุงูุตููุฏูููุฉู ููุนูู ู ููุคูุฎูุฐู ู ููููู ุงูููููู ููุชูุตูุฏูููู ุนููู ุงููู ููููุชู ุงูู ููุง ุจูููุญูู ู ููุงูู ููุง ุจูุทูุนูุงู ู ููุงูู ููุง ุจูููููููุฏู ุงููู ุจูู ููุงูุจูุณู ููุชูุตูุฏูููู ุนููู ุงููู ููููุชู ููุฐูุง ู ููู ุงูุตููุฏูููุฉู ุนููููู ุงููู ุจูุงูุถูุญููููุฉู ุนููููู ููู ููููุชู ุงููุงูุถูุญููููุฉู ููุฐูุง ููููููู ู ููู ุงูุตููุฏูููุฉู ุนููู ุงููู ููููุชู ููุฏูุฎููู ูููููู (ูุชุงูู ุงูุงุญูุงู ุงูุดุฑุนูุฉ ุฑูู 9661)
Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallama melakukan penyembelihan hewan dan menyedekahkannya untuk Khadijah setelah wafatnya (HR Muslim No 4464).
Syaikh berkata: Secara watak ini adalah sedekah. Dari dalil ini dapat diambil kesimpulan bahwa boleh bersedekah atas nama mayit baik berupa daging, makanan, uang atau pakaian, ini adalah sedekah, atau dengan qurban saat Idul Adlha. Kesemua ini adalah sedekah atas nama mayitโ (Fatawa al-Ahkam asy-Syarโiyah No 9661)
Sejalan dengannya Syekh Bin Baz berkata:
ููุฐู ุงูุตุฏูุฉ ูุง ู ุดุงุญุฉ ูู ุชุณู ูุชูุง ุจุนุดุงุก ุงููุงูุฏูู ุ ุฃู ุตุฏูุฉ ุงููุงูุฏูู ุณูุงุก ูุงูุช ูู ุฑู ุถุงู ุฃู ุบูุฑูู ุง. ููู ุงููู ุงูุฌู ูุน ูู ุง ูุฑุถูู . (ู ุฌู ูุน ูุชุงูู ุงุจู ุจุงุฒ 13/ 253)
Sedekah ini tidak masalah disebut โhidangan kedua orang tuaโ, atau โsedekah orang tuaโ, baik di bulan Ramadlan ataupun yang lain (Kumpulan Fatwa Bin Baz 13/253)
Dalil sama tapi kesimpulannya beda. Ini ditunjukkan oleh Syekh Ibnu Utsaimin:
ููุงููุฎูููุงุตูุฉู ุงูููู ุงููุนูุดูุงุกู ุงูููุฐูู ููุณูู ููู ุนูุดูุงุกู ุงููููุงููุฏููููู ููู ุฑูู ูุถูุงูู ููุง ุงูุตููู ูููู ููุง ู ููู ููุชูุงุจู ุงูููู ููููุง ู ููู ุณููููุฉู ุฑูุณููููููู ููููุง ู ููู ุนูู ููู ุงูุณูููููู ุงูุตููุงููุญู (ูุชุงูู ุงูุฌูุงุฆุฒ ู ู ูุชุงูู ููุฑ ุนูู ุงูุฏุฑุจ ููุดูุฎ ู ุญู ุฏ ุจู ุนุซูู ูู)
โKesimpulannya bahwa hidangan sedekah yang disebut โhidangan untuk kedua orang tuaโ di bulan Ramadlan tidak ada dasarnya, baik dari al-Quran, hadis atau amaliyah ulama salafโ (Syaikh Muhammad bin Utsaimin, Fatawa Nur Ala ad-Darbi, Bab Janazah)
2. Dalil Tasbih
Sahabat yang menggunakan tasbih saat berzikir terdapat dalam riwayat Abu Dawud. Sebagian ulama tidak mempermasalahkan status hadisnya dan membolehkan pakai tasbih.
Bagaimana menurut ulama Salafi? Dari hadis ini Syekh Ibnu Utsaimin membolehkan dan tidak mengatakan bidah:
ุงูุชููุณูุจูููุญู ุจูุงููู ูุณูุจููุญูุฉู ุชูุฑููููู ุงูููููู ููููููุณู ุจูุจูุฏูุนูุฉู ููุงูููู ูููู ุงูุตูููุง ูููููู ุชูุณูุจูููุญู ุจูุนูุถู ุงูุตููุญูุงุจูุฉู ุจูุงููุญูุตูู ููููููููู ุงูุฑููุณููููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุงูุฑูุดูุฏู ุงูููู ุงูููู ุงูุชููุณูุจูููุญู ุจูุงููุงูุตูุงุจูุนู ุงูููุถููู (ุงูููุงุก ุงูู ูุชูุญ ุฑูู 3 ูุฏุฑูุณ ููุชุงูู ุงูุญุฑู ุงูู ุฏูู ูุนุงู 1416 ูู ููุดูุฎ ู ุญู ุฏ ุจู ุนุซูู ูู
โBertasbih dengan alat Tasbih lebih baik meninggalkannya, dan bukan bidโah, sebab memiliki dasar, yaitu bertasbihnya sebagian sahabat dengan batu kecil, tetapi Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallama memberi petunjuk bahwa bertasbih dengan jari lebih utama (Syaikh Muhammad bin Utsaimin, al-Liqaโ al-Maftuh No 3 dan Durus wa Fatawa al-Haram al-Madani Tahun 1416 H)
Tapi bagi ahli hadis Salafi yang mutasyaddid langsung memvonis bidah dan hadis tersebut tidak bisa diterima seperti yang disampaikan oleh Syekh Albani:
ุงูููู ุงูุณููุจูุญูุฉู ุจูุฏูุนูุฉู ููู ู ุชููููู ุนูููู ุนูููุฏู ุงููููุจูููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุงููููู ูุง ุญูุฏูุซูุชู ุจูุนูุฏููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ูููููููู ููุนููููู ุงููู ููุญูุถูู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุงูุตูุญูุงุจููู ุนูููู ุงูู ูุฑู ููุง ููุนูุฑููููููููู ุ (ุงูุณูุณูุฉ ุงูุถุนููุฉ ููุงูุจุงูู (1:110)
โTasbih adalah bidโah karena tidak ada di masa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallama. Tasbih baru ada sesudah Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallama. Maka bagaimana mungkin Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallama menganjurkan para sahabatnya terhadap sesuatu yang tidak mereka ketahui? (Syaikh al-Albani as-Silsilah adl-Dlaifah 1/110)
Jadi pengikut Salafi itu membidahkan hasil ijtihad ulama kita, tapi di internal mereka perbedaan ijtihad diperbolehkan dan bukan bidah. Intinya mereka kurang referensi bacaan.
โข Gambar Kitab Al-Ijaz, yang merangkum perbedaan ijtihad Syekh Albani, Syekh Utsaimin dan Syekh Bin Baz. Kalau mereka punya kemampuan membaca kitab tersebut sangat bagus dan akan menemukan banyak pendapat salah satu dari beliau-beliau yang sama dengan Mazhab Syafi'i dan lainnya. Makanya baca, jangan taklid!
Demikian penjelasan Ust Muhammad Ma'ruf Khozin, Ketua Komisi Fatwa MUI Jawa Timur. Semoga bermanfaat!
Advertisement