Dishub Jember Berikan Layanan Angkutan Gratis Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus
Dinas Perhubungan Kabupaten Jember memberikan pelayanan khusus bagi siswa dari kalangan disabilitas. Mereka diantar dan dijemput oleh armada yang disediakan Dishub Jember.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono mengatakan layanan angkutan gratis bagi siswa disabilitas merupakan bentuk kepedulian terhadap pemerataan akses transportasi di dunia pendidikan. Dinas Perhubungan Kabupaten Jember menghadirkan layanan angkutan sekolah gratis bagi anak-anak berkebutuhan khusus dari Sekolah Inklusi Star Kids.
Selain itu, program angkutan gratis bagi siswa disabilitas itu juga merupakan bagian dari komitmen Pemkab Jember untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, aman, dan mendukung tumbuh kembang siswa, khususnya yang memiliki kebutuhan khusus.
Diharapkan melalui pengoperasian armada khusus antar jemput sekolah, dapat memastikan bahwa setiap anak dapat menempuh pendidikan tanpa terkendala transportasi dan memastikan aman dan lancar saat berangkat sekolah dan saat pulang sekolah.
“Program ini merupakan komitmen kami mendukung pendidikan tanpa terkendala transportasi. Kami menjemput dan mengantar siswa Sekolah Inklusi Star Kids. Penyediaan layanan ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap hak anak-anak berkebutuhan khusus untuk memperoleh akses pendidikan yang setara. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, bisa merasakan fasilitas publik yang layak, terutama dalam hal transportasi menuju sekolah,” katanya, Jumat, 25 Juli 2025.
Gatot mengatakan, sejumlah siswa yang memanfaatkan pelayanan tersebut tampak antusias menaiki kendaraan sekolah yang disiapkan oleh Dishub Kabupaten Jember. Mereka dibimbing oleh guru dan pendamping untuk naik ke dalam kendaraan satu persatu dengan tertib dan penuh semangat.
“Program ini mendapatkan dukungan dari orang tua siswa dan guru. Diharapkan layanan ini tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga membangun rasa aman dan percaya diri pada siswa serta memberi ketenangan bagi para orang tua murid,” tambahnya.
Lebih jauh Gatot menekankan bahwa pengemudi dan petugas pendamping telah mendapatkan pelatihan khusus. Gatot memastikan siswa yang memanfaatkan angkutan gratis tersebut terlayani dengan baik, humanis, dan penuh empati.
Selain itu, Gator juga memastikan Armada yang digunakan pun disesuaikan agar nyaman dan aman bagi siswa.
Diharapkan program tersebut dapat mendorong lahirnya lebih banyak program transportasi ramah inklusi di wilayah Kabupaten Jember. Selain itu, hal ini menjadi langkah nyata menuju transportasi yang adil, aman, nyaman, merata, dan menyeluruh, sejalan dengan semangat Jember Baru - Jember Maju.
“Dishub Kabupaten Jember berkomitmen akan terus memperluas layanan ini untuk menjangkau sekolah inklusi lainnya yang membutuhkan layanan angkutan gratis,” pungkasnya.