Diduga Kayu Lapuk Dimakan Usia, Atap Musala di Situbondo Ambruk
Bangunan musala di Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo bagian atapnya ambruk. Ambruknya bagian atap bangunan musala terjadi Minggu 12 Oktober 2025.
Musala itu milik Rabitatul Islamiyah, 37 tahun warga Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo. Kuat dugaan, atap bangunan musala mendadak ambruk karena kayu sudah lapuk dimakan usia.
Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam ambruknya atap musala itu. Karena, saat kejadian tidak ada satu pun warga Desa Tanjung Pecinan yang melaksanakan ibadah salat di musala tersebut.
"Bu Rabitatul mengetahui atap musala miliknya ambruk setelah sakar di rumahnya. Ia mendengar suara gemuruh dari musala dan begitu saja cek ternyata atap musala ambruk," kata Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Sruwi Hartanto, Senin 13 Oktober 2025.
Anggota BPBD Situbondo yang mendapat laporan atap bangunan musala ambruk di Desa Tanjung Pecinan Manggaran langsung terjun ke lokasi. Melakukan identifikasi dan menyelidiki penyebab ambruknya atap bangunan musala.
"Dari hasil identifikasi dan penyelidikan anggota BPBD, dugaan kuat ambruknya atap bangunan musala, akibat kayu atap sudah lapuk dimakan usia. Sedangkan, kerugian materi ditaksir sekitar Rp25 juta," tandas Sruwi Hartanto.